JawaPos.com - Persaingan gelar Liga Premier semakin panas, tetapi Pep Guardiola memilih tetap fokus pada Manchester City meski kembali muncul kontroversi VAR yang melibatkan Arsenal.
Melansir Sky Sports, manajer City itu bahkan secara terang-terangan mengaku dirinya sudah lama tidak mempercayai VAR maupun keputusan wasit. Pernyataan tersebut muncul setelah kemenangan tipis Arsenal atas West Ham memunculkan perdebatan besar.
Arsenal kini unggul lima poin dari City setelah menang 1-0 pada Minggu lalu. Dalam laga tersebut, West Ham sebenarnya sempat mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir, tetapi dianulir setelah tinjauan VAR terkait pelanggaran terhadap David Raya.
Hasil itu membuat tekanan semakin besar bagi City yang akan menghadapi Crystal Palace. Namun Guardiola menegaskan bahwa dirinya tidak ingin timnya terlalu memikirkan faktor di luar kendali mereka.
"Yang penting adalah besok, lalu kita lihat apa yang terjadi ketika kita sampai ke pertandingan berikutnya. Saya selalu belajar bahwa ketika Anda kehilangan fokus, Anda berada dalam situasi berbahaya."
"Hanya kita yang bisa melakukan apa yang harus kita lakukan dan melakukannya dengan lebih baik. Itu sepenuhnya berada dalam kendali kita."
Kritik Wasit dan VAR
Meski begitu, Guardiola tetap menyelipkan kritik tajam terhadap kualitas kepemimpinan wasit dan VAR di Inggris. Ia bahkan menyinggung pengalaman pahit City di final Piala FA.
Baca Juga: Rumor Transfer: Manchester United Siap Tampung Valverde Jika Hengkang dari Real Madrid
"Kami kalah di dua final Piala FA karena wasit tidak menjalankan tugas mereka sebagaimana mestinya. Bahkan VAR. Ketika ini terjadi, itu karena kami harus berbuat lebih baik. Bukan wasitnya. Saya tidak pernah mempercayai apa pun [pada VAR] sejak saya datang ke sini sejak lama."
Bagi Guardiola, timnya tidak boleh menjadikan keputusan wasit sebagai alasan. Ia menilai satu-satunya cara untuk bertahan dalam perebutan gelar adalah tampil jauh lebih baik dibanding lawan.
"Kalian harus melakukannya dengan lebih baik. Lakukan dengan lebih baik. Jika kalian ingin berada di posisi itu, lakukan dengan lebih baik karena kalian harus menyalahkan diri sendiri."
"VAR itu seperti melempar koin. Kalian harus melakukannya dengan lebih baik. Itulah Crystal Palace, fokus, fokus, dan fokus."
Guardiola juga menegaskan dirinya selalu mengajarkan para pemain untuk tidak membuang energi memikirkan sesuatu yang tidak bisa mereka kendalikan.
"Tentu saja, itu bukan di tangan kami di Liga Premier ini. Saya selalu mengatakan kepada para pemain ketika saya tiba di sini dan di Barcelona serta Bayern Munich: 'Kalian harus melakukannya dengan lebih baik'."
Baca Juga: Duel Inter Milan Lawan Lazio di Final Coppa Italia, Lautaro Martinez: Ini Laga Sulit!
"Yang satunya lagi adalah tugas pernyataan dan lembaga yang mengatur kompetisi tersebut."
Menariknya, Guardiola mengaku belum membahas kemenangan Arsenal dengan skuadnya. Ia memilih memberi para pemain waktu beristirahat agar fokus tetap terjaga jelang laga penting kontra Crystal Palace.
"Saya belum bertemu para pemain. Saya selalu memberi mereka libur sehari."
"Crystal Palace - memikirkan apa yang harus kita lakukan. Saya selalu belajar, dalam karier saya sebagai manajer, apa yang tidak dapat Anda kendalikan, lupakan saja."
Sementara itu, Crystal Palace sendiri bisa menjadi penentu perebutan gelar karena mereka juga akan menghadapi Arsenal di pekan terakhir musim. Namun Palace juga harus mempersiapkan final Conference League, sehingga muncul kemungkinan rotasi pemain dari Oliver Glasner.
Meski demikian, Guardiola tetap yakin Palace akan tampil serius melawan City.
"Mereka sangat profesional. Crystal Palace akan bermain maksimal melawan kami."
"Kami pernah bermain di sini melawan Aston Villa dan West Ham di masa lalu ketika mereka tidak memiliki kepentingan apa pun dan kami melihat betapa sulitnya itu."
"Jadi saya cukup yakin mereka akan melakukan yang terbaik meskipun mereka memiliki pertandingan final beberapa hari lagi."
Di sisi lain, City mendapat sedikit kabar baik terkait kondisi pemain. Rodri yang absen dalam empat pertandingan terakhir karena cedera pangkal paha disebut mulai membaik. Bek Abdukodir Khusanov juga berpeluang kembali masuk skuad.
Guardiola mengatakan kedua pemain tersebut "lebih baik" dan akan menjalani evaluasi terakhir dalam sesi latihan sebelum pertandingan.