JawaPos.com - Nama Casemiro kembali menjadi sorotan setelah wawancara panjangnya bersama legenda Manchester United, Rio Ferdinand. Dalam obrolan tersebut, gelandang asal Brasil itu membahas banyak momen selama membela Real Madrid, termasuk soal pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya.
Menariknya, Casemiro justru menyebut Gareth Bale sebagai pemain paling lengkap di skuad Real Madrid era kejayaan Los Blancos.
Meski begitu, ia tetap menempatkan Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik yang pernah ia lihat.
Baca Juga: Sebut Jose Mourinho Cocok Tangani Real Madrid Lagi, Wesley Sneijder Sentil Keputusan Mbappe Liburan
Pernyataan itu langsung memancing perhatian pecinta sepak bola. Sebab selama ini, Cristiano dan Lionel Messi selalu menjadi dua nama yang paling dominan dalam perdebatan pemain terbaik dunia.
Menurut Casemiro, Bale memiliki kemampuan yang sangat lengkap sebagai pesepak bola modern. Pemain asal Wales itu dinilai mampu melakukan hampir semua hal di lapangan.
“Cristiano memang berbeda level. Tapi kalau bicara pemain paling komplet, saya memilih Bale,” ujar Casemiro dikutip dari marca.com.
Baca Juga: Diterpa Rumor Sakit dan Desakan Mundur, Florentino Perez Tetap Pimpin Real Madrid
Ia menjelaskan, Bale bukan hanya berbahaya saat menyerang, tetapi juga kuat dalam duel fisik dan mau membantu pertahanan. Kecepatan serta kemampuan duel udara Bale juga menjadi nilai tambah yang membuatnya sulit dihentikan lawan.
Casemiro menilai kontribusi Bale sering kali kurang mendapat perhatian karena sorotan lebih banyak tertuju kepada Cristiano Ronaldo.
Padahal dalam banyak pertandingan penting, Bale juga punya peran besar membawa Real Madrid meraih gelar.
Selain membahas Bale dan Cristiano, Casemiro juga mengenang kerja sama lini tengah legendaris bersama Luka Modrić dan Toni Kroos.
Trio tersebut menjadi salah satu kunci dominasi Real Madrid di Eropa dalam satu dekade terakhir.
Menurut Casemiro, chemistry di antara mereka terbentuk secara alami. Ketiganya tidak perlu terlalu banyak berbicara di lapangan karena sudah memahami karakter permainan masing-masing.
“Kami tahu kapan harus bergerak, kapan harus bertahan, dan kapan harus memberi ruang,” katanya.
Baca Juga: Barcelona Diuntungkan Usai PSG Mundur dari Transfer Julian Alvarez, Harga Tembus Rp1,7 Triliun!
Gelandang Brasil itu juga memuji ketenangan Modric dan Kroos saat menguasai bola. Dalam situasi tertekan sekalipun, dua rekannya itu tetap percaya diri memainkan bola dan membantu tim keluar dari tekanan.
Tak hanya itu, Casemiro juga kembali membahas rivalitas sengit melawan FC Barcelona. Ia menyebut Messi sebagai pemain yang nyaris mustahil dihentikan apabila sudah menemukan ritme permainan.
“Tidak mungkin menjaga Messi sendirian. Anda butuh bantuan,” ucap Casemiro.
Ia bahkan mengingat satu pertandingan saat Messi masuk dari bangku cadangan dan langsung mengubah jalannya laga hanya dalam beberapa menit. Bagi Casemiro, itulah bukti kualitas luar biasa yang dimiliki La Pulga.
Di sisi lain, Casemiro mengaku sangat kagum dengan mentalitas Cristiano Ronaldo. Ia menilai mantan rekan setimnya itu selalu memiliki ambisi besar di setiap pertandingan, bahkan saat menghadapi tim kecil sekalipun.
“Cristiano selalu lapar gol. Mentalitasnya luar biasa,” katanya.
Wawancara tersebut memperlihatkan bagaimana Casemiro memandang era emas Real Madrid dari sudut pandang seorang pemain yang berada langsung di ruang ganti.
Di balik banyak trofi yang diraih, ada chemistry, pengorbanan, dan kualitas individu luar biasa yang membuat generasi itu sulit dilupakan hingga sekarang.