← Beranda
Lupakan Rivalitas! Jebolan Asli La Masia Ini Tak Tutup Pintu untuk Latih Real Madrid
Julio SipahutarSelasa, 12 Mei 2026 | 19.15 WIB
Pelatih kepala Como Cesc Fabregas. (X/@cesc4official)

 

JawaPos.com - Identitas Cesc Fabregas sebagai jebolan asli La Masia dan eks kapten Barcelona ternyata bukan harga mati. Pelatih yang kini tengah naik daun bersama Como 1907 tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki 'garis merah' atau pantangan untuk menukangi Real Madrid di masa depan.

Dalam wawancara eksklusif dengan program EL Partidazo de COPE, Fabregas buka-bukaan soal prinsip kariernya. Baginya, satu-satunya batasan yang ia buat adalah enggan menjadi ban serep alias asisten pelatih lagi.

"Sejak awal saya sudah tegaskan, saya tidak mau lagi menjadi asisten. Saya ingin menjadi pelatih utama," tegas pria 39 tahun tersebut, dikutip melalui laman Marca, Selasa (12/5).

Baca Juga: Cedera Lawan Persija Jakarta! Layvin Kurzawa Akhiri Musim Bersama Persib Bandung Lebih Cepat!

Saat ditanya spesifik soal kans merapat ke Santiago Bernabeu, ia menjawab diplomatis. "Soal itu (Madrid), saya bahkan belum sempat memikirkannya. Waktu saya habis untuk fokus di sini," imbuhnya.

Selain soal masa depan kepelatihannya, Fabregas kini tengah dipusingkan dengan potensi "pulangnya" Nico Paz ke ibu kota Spanyol. Gelandang muda yang tampil mengilap di bawah asuhan Fabregas itu kabarnya akan diaktifkan klausul buyback-nya oleh Los Blancos senilai EUR 9 juta.

Meski rela jika sang anak asuh naik kelas, Fabregas berharap Nico tetap bertahan di Como satu musim laggi untuk mematangkan mental.

Baca Juga: Rio Ferdinand Yakin Arsenal Juara Liga Champions Meski PSG Lebih Unggul

"Belum ada pembicaraan resmi dari Madrid maupun pemain. Tapi bagi saya, satu tahun lagi di Como akan sangat krusial bagi pertumbuhannya. DIa sudah saya anggap seperti anak sendiri," ungkapnya.

Saat ini Fabregas berhasil membawa Como 1907 berada di peringkat enam dengan mengoleksi 65 poin berbeda dua poin dengan AC Milan (peringkat 4) dan AS Roma (peringkat 5). Sebagai salah satu pemegang saham Como, sang dirigen sukses membawa tim promosi dari Serie B hingga kini bersaing di zona Eropa.

EDITOR: Banu Adikara