← Beranda
Manchester United Berpeluang Raup Tambahan Rp 2,7 Triliun usai Lolos ke Liga Champions
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 12 Mei 2026 | 18.16 WIB
Pelatih Manchester United Michael Carrick. (ig @manutd)

 

JawaPos.com–Manchester United memastikan tiket ke Liga Champions musim depan. Setelah semusim penuh tanpa sepak bola Eropa di Old Trafford, kembalinya Setan Merah ke kompetisi elite UEFA diperkirakan akan membawa dampak finansial yang sangat besar bagi klub. Bukan cuma soal gengsi, tapi juga soal uang dalam jumlah fantastis.

Menurut laporan Football Insider, mantan penasihat keuangan Manchester City Stefan Borson memperkirakan, Manchester United bisa memperoleh tambahan pemasukan hingga £130 juta berkat lolos ke Liga Champions musim depan. Saat ini, United dipastikan finis minimal di posisi lima besar Premier League dan masih berpeluang menutup musim di posisi ketiga.

Musim 2024/25 memang berjalan mengecewakan bagi klub tersukses Inggris tersebut. Tidak ada pertandingan Eropa di Old Trafford sepanjang musim, sesuatu yang jarang terjadi dalam sejarah modern United. Namun, situasi itu kini mulai berubah drastis.

Baca Juga: Live Streaming Thailand Open 2026 Hari Ini di Vidio, Indonesia Turunkan 8 Wakil

Pemasukan Liga Champions Jadi Suntikan Besar

Football Insider sebelumnya melaporkan bahwa Manchester United sudah dijamin menerima sekitar £37 juta hanya dari hadiah partisipasi Liga Champions. Namun menurut Borson, angka sebenarnya bisa jauh lebih besar jika dihitung secara keseluruhan.

”Bagi Manchester United, Anda akan mendapatkan peningkatan nilai transfer dibandingkan musim ini setidaknya sebesar £100 juta jika memperhitungkan jadwal pertandingan, bahkan jika mereka tersingkir di babak play off atau babak 16 besar,” ujar Borson.

”Bahkan dalam skenario terburuk sekalipun, mereka kemungkinan besar masih akan menghasilkan £100 juta pada hari pertandingan, ditambah uang komersial dari UEFA. Ini merupakan peningkatan yang sangat signifikan pada pendapatan kotor,” imbuh dia.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan ke-33 BRI Super League: Persib, Borneo FC, Persis dan Madura dalam Tekanan

Pendapatan itu datang dari berbagai sumber, mulai dari hak siar, bonus UEFA, penjualan tiket pertandingan kandang, hospitality, hingga peningkatan nilai sponsor. Dengan atmosfer Liga Champions kembali hadir di Old Trafford, pemasukan matchday United diperkirakan melonjak signifikan dibanding musim ini.

Sponsor Baru Tambah Pundi-Pundi Uang

Bukan hanya UEFA yang membawa kabar baik. The Athletic melaporkan bahwa perusahaan taruhan Betway sedang dalam tahap negosiasi lanjutan untuk menjadi sponsor perlengkapan latihan baru Manchester United dalam kesepakatan bernilai lebih dari £18 juta. Borson menilai kesepakatan seperti itu juga tidak lepas dari faktor Liga Champions.

”Kami juga melihat bahwa mereka memiliki sponsor perlengkapan latihan baru, yang mendatangkan pendapatan yang hilang musim lalu setelah pemutusan kontrak, jadi itu mendatangkan tambahan £20 juta. Apakah mereka akan mendapatkannya tanpa bermain di Liga Champions? Mungkin saja, tetapi mungkin di level yang lebih rendah,” ujar Borson.

Kehadiran United kembali di panggung Eropa memang membuat nilai komersial klub otomatis meningkat. Sponsor lebih tertarik masuk ketika eksposur global klub kembali maksimal.

Bonus Tambahan dari Adidas

Ada lagi kabar baik untuk keuangan klub. Manchester United juga dipastikan mendapatkan tambahan £10 juta dari kontrak mereka dengan Adidas setelah kembali lolos ke Liga Champions.

Dalam perjanjian kerja sama dengan apparel asal Jerman itu, United memang menerima pemotongan pembayaran ketika gagal tampil di Liga Champions. Kini bonus tersebut aktif kembali.

Baca Juga: Prediksi Indonesia U-17 vs Jepang: Kurniawan Siapkan Perlawanan Terakhir Demi Lolos ke Piala Dunia

”Kontrak Adidas kembali ke jumlah penuh, jadi mereka mendapatkan tambahan £10 juta dibandingkan tahun ini,” jelas Borson.

Meski begitu, dia menjelaskan, sistem akuntansi pembayaran tersebut dilakukan secara bertahap sepanjang durasi kontrak. Tetap saja, bagi United, ini menjadi sinyal penting bahwa stabilitas finansial mereka mulai pulih setelah musim yang penuh tekanan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah