← Beranda
Kapten West Ham Kecam Wasit usai Gol Callum Wilson di Menit Akhir Dianulir saat Kontra Arsenal
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 12 Mei 2026 | 13.40 WIB
Kapten West Ham Jarrod Bowen frustrasi gol Callum Wilson dianulir VAR saat melawan Arsenal. (ig @after.90.afc)

 

JawaPos.com–West Ham United harus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Arsenal dalam laga panas Premier League di London timur. The Gunners pulang dengan kemenangan penting berkat gol telat Leandro Trossard, tetapi sorotan utama justru datang dari drama VAR di menit-menit akhir pertandingan.

Arsenal kini unggul lima poin di puncak klasemen dan hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun. Sementara itu, West Ham semakin tertekan dalam perebutan zona aman degradasi.

The Hammers sebenarnya sempat merasa menyelamatkan satu poin ketika Callum Wilson mencetak gol di pengujung laga. Namun setelah peninjauan VAR yang berlangsung cukup lama, gol tersebut dianulir karena dianggap ada pelanggaran terhadap kiper Arsenal David Raya.

Baca Juga: Pedri Persembahkan Kemenangan di El Clasico untuk Hansi Flick

Melansir TNT Sports, keputusan itu langsung memicu kemarahan kapten West Ham Jarrod Bowen. Dia menilai VAR terlalu berlebihan dalam mencari alasan untuk membatalkan gol.

”Ini pukulan telak. Kami pikir kami sudah berusaha keras untuk kembali ke kompetisi, tetapi kemudian kesempatan itu direbut dari kami,” kata Bowen.

Pemain timnas Inggris itu juga mempertanyakan konsistensi keputusan wasit dan VAR dalam situasi bola mati.

Baca Juga: Gavi Bicara Soal Pertengkaran dengan Vinicius Setelah El Clasico

”Jika Anda melihat layar selama lima menit, Anda akan menemukan sesuatu - banyak pergumulan dan banyak penahanan. Saya yakin jika Anda melihat cukup lama, Anda akan menemukan sesuatu. Apakah saya pikir ini keputusan yang tepat? Tidak,” ungkap Jarrod Bowen.

Bowen mengaku frustrasi karena momen emosional merayakan gol berubah menjadi kekecewaan besar setelah penantian panjang.

”Frustrasi. Di mana konsistensinya? Sebagai penggemar, Anda tidak ingin merayakan gol lalu menunggu delapan menit dan gol itu direbut dari Anda,” Jarrod Bowen.

Dia menegaskan, kontak fisik dalam situasi sepak pojok adalah hal yang wajar di Premier League.

”Tendangan sudut itu fisik. Liga Premier itu fisik. Itulah mengapa semua orang menyukainya. Anda harus mengharapkan kontak fisik di tendangan sudut. Jika Anda memberikan itu, Anda harus memberikan semua pelanggaran menahan yang ada di dunia dan itu bukan cara yang diinginkan orang untuk permainan ini,” papar Jarrod Bowen.

Bowen bahkan membandingkan insiden tersebut dengan kejadian yang dialami West Ham pada pekan sebelumnya saat menghadapi Brentford.

Baca Juga: Aksi Kylian Mbappe Jadi Sorotan Setelah Real Madrid Kalah di El Clasico

”Saya tidak ingin terdengar kesal, tetapi pekan lalu kami mengalami hal serupa saat Tomas Soucek ditahan di Brentford dan kami tidak mendapatkan penalti. Tapi, Anda tidak bisa memberikan penalti seperti itu hari ini,” terang Jarrod Bowen.

Di sisi lain, Arsenal justru merayakan kemenangan yang bisa menjadi titik penentu perburuan gelar. Tekanan sempat datang setelah Manchester City menang 3-0 atas Brentford sehari sebelumnya, tetapi pasukan Mikel Arteta berhasil memberikan respons positif.

Arteta mengakui laga berlangsung penuh drama, terutama pada momen VAR di penghujung pertandingan. Pelatih asal Spanyol itu merasa keputusan membatalkan gol West Ham sudah tepat karena David Raya dianggap dilanggar saat mencoba mengamankan bola.

Baca Juga: Alvaro Arbeloa Bahas Masa Depan di Real Madrid usai Kekalahan di El Clasico

”Saya rasa tidak ada yang akan membantah bahwa itu adalah pelanggaran yang jelas karena David hampir memegang bola di tangannya dan mereka tidak membiarkannya melakukan itu dan mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mencetak gol,” terang Arteta.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah