← Beranda
Sindir Real Madrid? Toni Kroos Puji Attitude Ousmane Dembele Saat Ditarik dari Lapangan
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 11 Mei 2026 | 01.07 WIB
Eks gelandang andalan Real Madrid, Toni Kroos. (Dok. Kroos)

 

JawaPos.com - Toni Kroos memang sudah pensiun dari sepak bola profesional sejak akhir musim 2023/24, tetapi setiap komentarnya masih punya daya ledak besar di dunia sepak bola. Dan kali ini, ucapan legenda Real Madrid tersebut langsung memancing perdebatan panas di kalangan Madridista.

Dalam podcast pribadinya, Kroos membahas kemenangan dramatis Paris Saint-Germain atas Bayern Munchen di semifinal Liga Champions. Namun yang paling menarik perhatian bukan soal hasil pertandingan, melainkan pujiannya terhadap Ousmane Dembele.

Bagi banyak fans Real Madrid, komentar Kroos terasa seperti sindiran halus untuk mantan klubnya sendiri yang sedang dilanda kekacauan ruang ganti.

Baca Juga: Situasi Internal Carut Marut! Arbeloa Desak Pemain Real Madrid Salurkan Kemarahan di El Clasico

Kroos Kagum dengan Sikap Dembele

Melansir Managing Madrid, Kroos menyoroti satu momen spesifik dalam pertandingan PSG kontra Bayern. Meski tampil bagus dan mencetak gol, Dembele justru ditarik keluar pada menit ke-65 oleh Luis Enrique.

Alasan pergantian itu cukup sederhana: sang pelatih merasa Dembele sudah tidak mampu menjaga intensitas bertahan yang dibutuhkan tim untuk sisa pertandingan.

Yang menarik perhatian Kroos adalah reaksi Dembele.

“Luis Enrique mengganti Dembélé, pemain terbaiknya, pada menit ke-65 di semifinal Liga Champions dan tidak ada yang mengeluh,” kata Kroos.

“Dia pergi, berjabat tangan dengan pelatihnya, dan duduk di bangku cadangan sambil menyemangati rekan-rekan setimnya.”

Sampai di situ, komentar Kroos masih terdengar seperti pujian biasa. Tetapi kemudian ia menambahkan satu kalimat pendek yang langsung memicu banyak spekulasi.

“Ada beberapa contoh yang bertentangan dengan hal ini.”

Baca Juga: Buntut Drama Perkelahian, Real Madrid Jatuhkan Denda Rp10 Miliar Buat Valverde dan Tchouameni

Sindiran Halus untuk Real Madrid?

Kroos memang tidak menyebut nama pemain atau klub tertentu. Namun konteks situasi Real Madrid musim ini membuat banyak orang langsung menghubungkan komentarnya dengan kondisi di Bernabeu.

Madrid sedang menjalani salah satu musim paling kacau dalam beberapa tahun terakhir. Konflik internal, ego pemain, hingga berbagai drama ruang ganti terus menjadi sorotan media.

Kedatangan Kylian Mbappe yang awalnya diharapkan menjadi kepingan terakhir “super team” Madrid justru bertepatan dengan meningkatnya ketegangan di dalam skuad.

Di atas lapangan, performa Madrid juga menurun drastis sejak Kroos pensiun. Tim kehilangan kontrol di lini tengah, keseimbangan permainan mulai kacau, dan intensitas bertahan mereka sering menghilang dalam pertandingan besar.

Sementara di luar lapangan, frustrasi para pemain semakin terlihat jelas ke publik. Karena itulah, banyak fans merasa komentar Kroos sebenarnya bukan hanya soal Dembele, melainkan kritik terselubung terhadap mentalitas beberapa pemain Real Madrid saat ini.

Baca Juga: Semakin Tidak Diinginkan di Real Madrid! Petisi 'Mbappe Out' Sudah Tembus 73 Juta Tanda Tangan!

PSG dan Transformasi Dembele

Yang membuat komentar Kroos semakin menarik adalah sosok Dembele sendiri.

Selama bertahun-tahun, winger Prancis itu dikenal sebagai pemain bertalenta besar tetapi tidak konsisten. Ia juga sering dicap kurang disiplin dan kurang dewasa dalam kariernya. Namun di bawah Luis Enrique, Dembele berubah total.

PSG kini membangun tim dengan konsep pengorbanan kolektif, bukan sekadar mengandalkan status superstar. Dan Dembele disebut menjadi salah satu simbol perubahan tersebut.

Meski berstatus pemenang Ballon d'Or dan arguably pemain paling penting PSG musim ini, ia tetap menerima keputusan pelatih tanpa drama ketika harus ditarik keluar di laga terbesar mereka. Sikap itulah yang tampaknya sangat dihargai Kroos.

EDITOR: Banu Adikara