← Beranda
Situasi Internal Carut Marut! Arbeloa Desak Pemain Real Madrid Salurkan Kemarahan di El Clasico
M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 11 Mei 2026 | 01.01 WIB
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (ig @arbeloa)

 

JawaPos.com - Real Madrid memasuki El Clasico dalam situasi yang jauh dari ideal. Di tengah rentetan konflik internal dan tekanan besar dari berbagai arah, Alvaro Arbeloa meminta para pemainnya menunjukkan semangat juang penuh saat menghadapi Barcelona pada Minggu nanti.

Laga ini bisa menjadi akhir yang sangat pahit bagi Los Blancos. Barcelona hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar La Liga musim ini dengan tiga pertandingan tersisa.

Sementara itu, Real Madrid datang ke pertandingan dalam kondisi penuh kekacauan. Klub ibu kota Spanyol tersebut terus diterpa drama internal yang membuat suasana ruang ganti semakin panas.

Baca Juga: Buntut Drama Perkelahian, Real Madrid Jatuhkan Denda Rp10 Miliar Buat Valverde dan Tchouameni

Arbeloa Minta Frustrasi Dilampiaskan di Lapangan

Melansir The Standard, dalam konferensi pers jelang pertandingan, Arbeloa mengakui situasi timnya memang sedang sulit. Namun ia menegaskan bahwa seluruh rasa frustrasi dan kemarahan harus diarahkan ke pertandingan melawan Barcelona.

“Jelas bahwa frustrasi dan kemarahan dapat menyebabkan situasi yang tidak kita inginkan, tetapi kita harus menyalurkan frustrasi dan kemarahan itu untuk memainkan pertandingan yang hebat besok.”

“Di situlah kita perlu memfokuskan energi kita.”

Pernyataan itu muncul hanya beberapa hari setelah Real Madrid menjatuhkan denda besar kepada Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni akibat perkelahian di tempat latihan.

Insiden tersebut bahkan membuat Valverde mengalami cedera kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sang kapten dipastikan absen hingga dua minggu.

Baca Juga: Semakin Tidak Diinginkan di Real Madrid! Petisi 'Mbappe Out' Sudah Tembus 73 Juta Tanda Tangan!

Arbeloa Ambil Tanggung Jawab

Tak hanya konflik Valverde dan Tchouameni, Madrid juga dihantam berbagai kontroversi lain dalam beberapa pekan terakhir.

Antonio Rudiger dilaporkan sempat meminta maaf kepada skuad setelah bentrokan lain di sesi latihan. Sementara itu, Kylian Mbappe juga disebut terlibat adu mulut sengit dengan anggota staf pelatih yang bertugas sebagai asisten wasit dalam gim internal tim.

Tekanan besar kini mengarah kepada Arbeloa, yang posisinya mulai digoyang rumor kedatangan Jose Mourinho.

Namun mantan bek kanan Madrid itu memilih mengambil tanggung jawab penuh atas situasi yang terjadi.

“Saya bertanggung jawab atas semua yang terjadi di Real Madrid, dan jika Anda ingin menunjuk seseorang, sayalah orangnya,” ujar Arbeloa.

Ia juga menegaskan bahwa hal paling menyakitkan baginya bukan hanya konflik yang terjadi, tetapi bocornya masalah internal klub ke publik.

“Bagi saya, hal yang paling serius, dan yang paling menyakitkan, adalah apa yang terjadi di ruang ganti Real Madrid harus tetap berada di ruang ganti Real Madrid.”

“Situasi-situasi ini tidak mewakili Real Madrid karena seharusnya tidak terjadi, tetapi tentu saja saya pernah mengalami yang lebih buruk. Pada akhirnya, kami kurang beruntung karena Fede mengalami luka sayatan.”

“Klub menangani masalah ini dengan sangat baik, dan para pemain telah menerima konsekuensinya dan meminta maaf. Mulai sekarang, saya hanya akan memikirkan pertandingan besok.”

Baca Juga: Akhirnya Buka Suara, Ini Kata Hansi Flick soal Kekacauan di Real Madrid

Barcelona Fokus Kunci Gelar

Di sisi lain, Barcelona mencoba menjaga fokus penuh untuk menuntaskan perburuan gelar.

Pelatih Barca, Hansi Flick, memilih tidak terlalu membahas kekacauan yang sedang melanda rival mereka.

“Satu-satunya hal yang harus kita fokuskan adalah penampilan kita sendiri,” kata Flick.

“Kami telah menjalani musim yang fantastis sebagai sebuah tim. Kami ingin memainkan permainan kami, dengan gaya kami sendiri dan sebagai sebuah tim.”

“Ini penting bagi para pendukung, bagi para pemain, dan juga bagi kami, para staf. Kami ingin memenangkan gelar, yang kedua berturut-turut. Tidak ada yang lain. Kami sepenuhnya fokus pada hal itu.”

Sementara itu, ada sedikit kabar baik bagi Madrid setelah Kylian Mbappe kembali berlatih usai pulih dari cedera hamstring. Namun dengan kondisi tim yang sedang bergejolak, El Clasico kali ini terasa lebih dari sekadar pertandingan biasa bagi Los Blancos.

EDITOR: Banu Adikara