JawaPos.com - Paris Saint-Germain kembali melangkah ke final Liga Champions setelah melewati duel dramatis melawan Bayern Munchen. Hasil imbang 1-1 di Allianz Arena sudah cukup membawa juara bertahan itu lolos dengan agregat tipis 6-5.
Salah satu pemain yang tampil menonjol dalam laga tersebut adalah Khvicha Kvaratskhelia. Winger asal Georgia itu memberikan assist penting untuk gol PSG dan kembali menunjukkan pengaruh besarnya dalam perjalanan tim menuju final.
Melansir Football London, setelah pertandingan, Kvaratskhelia langsung memberikan komentarnya mengenai keberhasilan PSG sekaligus tantangan besar yang sudah menunggu di Budapest: Arsenal.
Baca Juga: Arsenal Kembali ke Final Liga Champions, Jangan Sampai Kisah 2006 Terulang!
“Sangat senang kami lolos ke final. Kami tahu akan sulit melawan Arsenal.”
Pemain berusia 25 tahun itu juga mengakui bahwa Bayern Munich memberikan perlawanan luar biasa dan menjadi salah satu lawan tersulit PSG musim ini.
“Bayern adalah salah satu tim terbaik saat ini. Pertandingan ini sangat sulit. Yang tersulit di musim ini.”
Baca Juga: Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Mikel Arteta Akui Sempat Kecewakan Pemain-pemainnya
Meski begitu, Kvaratskhelia merasa PSG telah membuktikan kualitas mereka dengan mampu melewati tim-tim besar di fase gugur Liga Champions.
“Kami menunjukkan bahwa kami mampu bermain melawan tim-tim ini. Saya akan memberikan segalanya untuk lambang ini.”
Komentar tersebut semakin memperlihatkan mentalitas PSG yang kini datang ke final dengan penuh kepercayaan diri setelah sukses menyingkirkan sejumlah klub elite Eropa.
Pelatih PSG, Luis Enrique, juga tidak menyembunyikan rasa bahagianya usai memastikan tiket ke final Liga Champions kedua secara beruntun.
“Kami sangat senang bisa mencapai final Liga Champions kedua berturut-turut.”
Enrique bahkan menyebut keberhasilan ini terasa spesial karena datang hanya dua hari sebelum ulang tahunnya.
“Dua hari lagi saya akan merayakan ulang tahun saya. Saya sangat bahagia. Kami berada di fase selanjutnya dari kompetisi ini, final Liga Champions. Kami ingin memberikan hadiah seperti itu kepada para pendukung kami.”
Baca Juga: Bukan Bukayo Saka! Pemain Ini Jadi Game Changer Arsenal Kontra Atletico Madrid
PSG memang sempat dibuat tegang setelah Harry Kane mencetak gol di menit-menit akhir untuk Bayern Munchen. Namun, mereka berhasil bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan langsung merayakan keberhasilan lolos ke final.
Euforia Arsenal
Di sisi lain, suasana penuh emosi juga terlihat di kubu Arsenal setelah mereka memastikan tiket ke partai puncak. Mikel Arteta mengaku sangat bangga bisa membawa The Gunners kembali ke final Liga Champions setelah penantian panjang selama dua dekade.
“Ini adalah malam yang luar biasa, kami kembali membuat sejarah bersama, dan saya tidak bisa lebih bahagia dan bangga lagi kepada semua orang yang terlibat dalam klub sepak bola ini.”
Baca Juga: Mengupas Keputusan Cerdas Arteta yang Sukses Antar Arsenal ke Final Liga Champions
Arteta juga memuji dukungan luar biasa para suporter Arsenal sepanjang perjalanan mereka di Eropa musim ini.
“Atmosfernya, dukungan yang kami terima telah menciptakan energi, cara dia mengendalikan setiap bola bersama kami, mereka membuatnya istimewa dan unik, saya belum pernah merasakan hal seperti itu di stadion sebelumnya.”
“Setelah 20 tahun dan untuk kedua kalinya dalam sejarah kami, kami kembali ke final Liga Champions.”
Menariknya, banyak pemain Arsenal disebut menjadikan final nanti sebagai kesempatan balas dendam setelah mereka disingkirkan PSG pada semifinal musim lalu.
Namun sebelum fokus penuh ke Budapest, Arsenal masih harus menyelesaikan persaingan gelar Premier League yang belum sepenuhnya aman. Tim asuhan Arteta masih unggul lima poin atas Manchester City dengan tiga pertandingan tersisa musim ini.