← Beranda
Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Mikel Arteta Akui Sempat Kecewakan Pemain-pemainnya
Ardha Ihsan Asy'AriKamis, 7 Mei 2026 | 03.00 WIB
Mikael Arteta sukses membawa Arsenal menembus Liga Champions musim ini. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Nyaris tidak ada yang menyangka bahwa Arsenal akan mampu menembus final Liga Champions musim ini. Bagaimana tidak, pamor mereka tentu masih kalah dengan favorit juara lainnya yang sudah tersingkir duluan, seperti Barcelona, Real Madrid, sampai Manchester City.

Namun, pelatih Arsenal, Mikel Arteta berhasil membalikkan berbagai prediksi mayoritas. Ia sukses meracik timnya saat mengalahkan Atletico Madrid-nya Diego Simeone yang sempat dua musim beruntun lolos ke final Liga Champions meski seluruhnya kalah dari Real Madrid di partai puncak.

Skor 1-0 sudah cukup untuk memulangkan Atletico kembali ke Madrid dengan tangan kosong. Total agregat 2-1 menjadi tiket bagi The Gunners untuk melenggang ke final yang akan digelar di Budapest, Hungaria.

Baca Juga: Jelang Laga Berakhir, Diego Simeone Kedapatan Cekcok dengan Direktur Olahraga Arsenal di Pinggir Lapangan

Arteta pun mengaku bahagia bisa mengakhiri penantian Arsenal lolos ke final Liga Champions setelah 20 tahun lamanya. Ia pun tak lupa mengucapkan terima kasih bagi orang-orang yang berjasa dalam karir kepelatihannya.

"Saya sangat bahagia bisa lolos ke final Liga Champions, apalagi untuk mencapainya, seluruh elemen di tim Arsenal turut terlibat aktif. Saya juga berterima kasih kepada orang-orang yang berjasa dalam kepelatihan saya seperti David Moyes dan juga Pep Guardiola," ujar Arteta seperti dikutip dari akun YouTube CBS Golazo.

Mantan pemain tengah Arsenal itu pun tidak menampik bahwa untuk mengalahkan Atletico Madrid tidaklah mudah. Ia bahkan menilai beberapa keputusannya dalam menentukan starting eleven akan mengecewakan sejumlah pemain di dalam skuadnya.

Baca Juga: Komentar Diego Simeone Soal Kontroversi Wasit di Laga Atletico Madrid vs Arsenal

"Saya harus melihat pemain mana saja yang siap bertanding. Tentunya akan ada pemain yang terpaksa tidak masuk line up meski mereka juga siap, dan itu akan membuat mereka kecewa. Namun pada akhirnya saya harus memutuskan dan yang masuk dalam line up tadi benar-benar tampil luar biasa," terangnya lagi.

Tak hanya itu, skuad asuhannya juga sempat menderita oleh serangan-serangan Atletico Madrid yang juga berambisi kembali menembus final. Namun, gol Bukayo Saka akhirnya menjadi pembeda.

"Tim kami mampu tampil kompetitif, membuat sejumlah peluang. Memang kami juga sempat menderita oleh serangan-serangan Atletico, namun kami bisa membuat gol di akhir babak pertama," tuturnya juga.

Dengan keberhasilannya membawa Arsenal ke final, maka Arteta berpeluang mengawinkan dua gelar prestisius musim ini untuk The Gunners, yaitu trofi Liga Inggris dan Liga Champions. Di liga domestik, Arsenal hingga kini masih memimpin puncak klasemen sementara.

Kemenangan Arsenal pada dini hari tadi juga melahirkan beberapa rekor impresif seperti dikutip dari laman UEFA, antara lain Tim Meriam London sudah tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan Liga Champions secara beruntun, serta mencatatkan 18 clean sheet dalam 24 laga antar klub Eropa.

Selain itu, pemain The Gunners, Bukayo Saka juga menjadi pemain asal Inggris keempat yang mencetak dua gol dalam semifinal Liga Champions, setelah sebelumnya ada Wayne Rooney, Frank Lampard, dan Harry Kane.

EDITOR: Banu Adikara