← Beranda
Lautaro Martínez Sebut Cristian Chivu Jadi Energi Baru Inter Milan Raih Scudetto ke-21
Risma Azzah Fatin• Rabu, 6 Mei 2026 | 03.32 WIB
Lautaro Martinez dan Christian Chivu (Inter News)

 

 

JawaPos.com – Lautaro Martínez menyatakan bahwa keberhasilan Inter Milan meraih gelar Scudetto ke-21 tidak lepas dari hadirnya energi baru yang dibawa oleh Cristian Chivu.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (5/5), Martinez menilai perubahan pelatih menjadi faktor penting setelah tim mengalami paceklik trofi pada musim sebelumnya.

Menurut pemain asal Argentina tersebut suasana baru di dalam tim memberikan dorongan signifikan bagi performa para pemain.

Inter Milan memastikan gelar tersebut usai meraih kemenangan 2-0 atas Parma dalam lanjutan Serie A. Gol dicetak oleh Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan yang memastikan posisi puncak klasemen tetap aman. Kemenangan ini juga menegaskan dominasi Inter sepanjang musim kompetisi.

Martínez mengungkapkan bahwa kehadiran Chivu membawa semangat dan antusiasme yang berbeda dalam tim.

Martinez juga menyebut pelatih baru tersebut mampu menciptakan lingkungan latihan yang lebih positif dan menyenangkan. Para pemain bahkan tetap bisa berlatih dengan senyum, yang dinilai berdampak besar terhadap kekompakan tim.

Menurut Martínez, perubahan ini terasa signifikan setelah empat tahun kebersamaan dengan Simone Inzaghi.

Kapten Inter Milan tersebut menilai tim memang membutuhkan suasana baru untuk bangkit dari kegagalan di final Liga Champions musim sebelumnya. Pergantian pelatih dinilai sebagai langkah tepat untuk memulai kembali perjalanan tim.

Di bawah arahan Chivu, Inter mencatatkan produktivitas gol yang sangat tinggi sepanjang musim 2025-2026.

Tim berhasil mencetak total 115 gol di semua kompetisi, termasuk 82 gol di Serie A. Catatan tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah klub dalam beberapa dekade terakhir.

Martínez juga menekankan pentingnya persatuan tim sebagai kunci keberhasilan Inter musim ini. Ia menilai seluruh pemain mampu menjaga fokus di tengah persaingan liga yang ketat. Kekompakan tersebut menjadi fondasi utama dalam meraih hasil positif secara konsisten.

Ia turut mengakui bahwa situasi tim sempat sulit pada awal musim setelah kegagalan di berbagai kompetisi.

Namun, kerja keras dan perubahan suasana membuat Inter mampu bangkit dan mencapai target utama mereka. Martínez pun menegaskan bahwa tim akan terus berusaha mempertahankan performa dan meraih pencapaian lebih baik ke depan.

 

EDITOR: Novia Tri Astuti