JawaPos.com–Dominik Szoboszlai punya cukup alasan untuk merasa kesal usai kekalahan Liverpool di markas Manchester United. Namun alih-alih mendapat simpati, gelandang asal Hungaria itu justru jadi sasaran kritik akibat aksinya setelah pertandingan berakhir.
Di atas lapangan, Szoboszlai termasuk salah satu pemain paling menonjol bagi Liverpool dalam laga sulit di Old Trafford. Dia mencetak gol yang sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1, lalu berkontribusi dalam proses gol penyeimbang lewat assist kepada Cody Gakpo.
Sayangnya, gol Kobbie Mainoo di menit ke-77 memastikan kemenangan tuan rumah dan menggagalkan usaha The Reds mencuri poin.
Baca Juga: Michael Carrick Bawa Manchester United Kembali ke Liga Champions
Namun bukan performanya yang jadi bahan pembicaraan utama setelah laga. Justru, aksi Szoboszlai usai peluit panjang yang mengundang reaksi keras dari publik, terutama fans Manchester United.
Gestur Pasca Pertandingan Szoboszlai
Melansir Give Me Sport, saat berjalan menuju terowongan, pemain berusia 25 tahun itu tertangkap kamera menatap ke arah tribun pendukung tuan rumah. Dia kemudian menunjuk ke lencana emas Liga Premier di lengan bajunya, simbol status juara bertahan yang disandang Liverpool.
Gestur semacam ini sebenarnya bukan hal baru di dunia sepak bola. Beberapa pemain besar di masa lalu juga pernah melakukan aksi serupa sebagai respons terhadap tekanan atau ejekan fans lawan.
Baca Juga: Matheus Cunha Puji Aura Michael Carrick usai Bantu Manchester United Tumbangkan Liverpool
Namun, dalam konteks pertandingan yang baru saja berakhir dengan kekalahan, tindakan tersebut terasa seperti memancing suasana. Pilihan gestur itu pun langsung dianggap sebagai sebuah tantangan oleh banyak pihak.
Fans Manchester United Tak Terima
Reaksi dari pendukung Manchester United pun datang dengan cepat, terutama di media sosial. Banyak yang menyoroti konteks historis yang membuat gestur tersebut terasa kurang tepat.
”Apakah bro tahu kita sudah memenangkannya 13 kali?” tulis seorang penggemar.
”Seseorang mungkin perlu memberi tahu Dominik Szoboszlai bahwa ejekan perebutan gelar Liga Premier tidak benar-benar efektif antara Manchester United dan Liverpool,” tambah komentar lain.
”Manchester United memenangkan lebih banyak gelar Liga Premier hanya dengan meraih tiga gelar berturut-turut daripada yang dimenangkan Liverpool sepanjang 34 tahun sejarah Liga Premier,” ujar fans lain.
Nada serupa terus bermunculan.
Baca Juga: 4 Fakta Penting dari Kemenangan Manchester United atas Liverpool
”Dia menunjukkan LOGO kepada seseorang yang telah memenangkannya 13 kali. Sementara itu, mereka sendiri baru memenangkannya dua kali. Sungguh memalukan,” ucap yang lain.
Tak sedikit pula yang melihat aksi tersebut sebagai bentuk kepanikan.
”Saya khawatir, ini adalah hal paling panik yang bisa Anda lakukan dalam situasi ini,” tulis yang lain.
Baca Juga: Liga Premier Jelaskan Alasan Gol Tangan Tuhan Benjamin Sesko Tetap Disahkan
Komentar paling tajam bahkan menyebut Szoboszlai sebagai peniru David Beckham sebelum mengingatkan soal selisih gelar 13-2 dan menyebutnya badut.
Di tengah panasnya rivalitas klasik dua klub ini, satu gestur kecil memang bisa berubah jadi bahan perdebatan besar. Szoboszlai mungkin hanya meluapkan emosi sesaat, tapi di panggung sebesar Old Trafford, setiap aksi selalu punya konsekuensi.