JawaPos.com–Rumor kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid mulai ramai berembus dalam beberapa pekan terakhir. Di tengah situasi tim yang belum stabil, nama pelatih asal Portugal itu kembali dikaitkan dengan kursi panas Santiago Bernabeu.
Namun, Alvaro Arbeloa memilih tidak larut dalam spekulasi. Pelatih interim Real Madrid itu justru menunjukkan sikap kalem saat ditanya soal masa depannya di klub, termasuk kabar soal Jose Mourinho.
”Satu-satunya tanggapan saya terhadap hal ini akan selalu sama. Dan satu-satunya masa depan adalah besok. Yang mengkhawatirkan saya adalah pertandingan La Liga Real Madrid melawan Espanyol pada Minggu (3/5), memenangkan tiga poin yang penting bagi saya,” kata Alvaro Arbeloa dilansir dari TNT Sports.
Baca Juga: Jelang Lawan Manchester United, Liverpool Dihantam Badai Cedera
Arbeloa memang sedang berada dalam posisi yang tidak mudah. Dia ditunjuk sebagai pelatih interim di tengah musim, setelah Real Madrid memutuskan berpisah dengan Xabi Alonso.
Sejak awal, dia sudah sadar betul bahwa posisinya tidak pernah benar-benar aman. Setiap pertandingan terasa seperti ujian.
”Selama beberapa bulan ini saya selalu mengatakan bahwa posisi saya di Real Madrid dipertaruhkan di setiap pertandingan, karena itulah yang saya pahami. Hal terpenting bagi tim saya, bagi para pemain saya, bagi klub, adalah pertandingan besok,” ucap Alvaro Arbeloa.
Baca Juga: Arsenal Menang 3-0, Bukayo Saka Kembali ke Performa Terbaik!
Jose Mourinho dan Nostalgia Masa Lalu
Nama Jose Mourinho sendiri bukan sosok asing bagi Madridistas. Dia pernah menangani Real Madrid pada periode 2010 hingga 2013, membawa pulang gelar La Liga dan Copa del Rey.
Lebih dari itu, era Mourinho juga identik dengan rivalitas panas melawan Barcelona asuhan Pep Guardiola. Saat ini, Mourinho tengah melatih Benfica dan menjalani musim yang cukup solid. Timnya belum terkalahkan di liga, meski masih tertinggal dari Porto dalam perebutan gelar.
Terlepas dari rumor pelatih, masalah utama Real Madrid musim ini ada di performa di lapangan. Mereka tersingkir dari Liga Champions di babak perempat final dan tertinggal cukup jauh dari Barcelona di klasemen La Liga.
Situasi ini membuat potensi musim tanpa trofi kembali menghantui, sesuatu yang jelas tidak sesuai dengan standar klub sebesar Real Madrid.
”Hasilnya jauh dari yang seharusnya Real Madrid raih, terutama jika mempertimbangkan perbedaan level antara Real Madrid dan tim-tim yang kami hadapi,” ujar Arbeloa.
”Kita tidak bisa menang hanya dengan turun dari bus, tetapi kita pasti harus banyak meningkatkan kemampuan, seperti biasa, di tingkat kolektif. Semua bakat yang kita miliki tidak cukup jika kita hanya akan memainkan bola secara individual,” imbuh dia.
Baca Juga: Persib Bandung Vs PSIM Jogjakarta, Bojan Hodak Waspadai Permainan Laskar Mataram
Klopp Juga Masuk Radar
Selain Jose Mourinho, satu nama lain yang cukup sering muncul adalah Jurgen Klopp. Mantan pelatih Liverpool dan Borussia Dortmund itu disebut-sebut sebagai kandidat yang bisa membawa energi baru ke dalam tim.
Pengamat sepak bola Spanyol Phil Kitromilides menyebut Klopp sebagai sosok yang paling menarik bagi para penggemar Real Madrid saat ini.
”Dia memiliki pengaruh besar, mereka ingat pernah berhadapan dengan tim Borussia Dortmund-nya, tim Liverpool-nya. Dia adalah sosok yang sangat dihormati di Madrid atas apa yang telah dia lakukan,” ungkap Phil Kitromilides.
Baca Juga: Prediksi Everton vs Manchester City: The Citizens Diprediksi Menang Tipis Amankan Tiga Poin Krusial!
Dia juga menyoroti pola yang berulang di Real Madrid soal pergantian pelatih yakni antara sosok yang dekat dengan pemain dan pelatih yang lebih disiplin.
”Dan tampaknya ada semacam siklus di Real Madrid di mana mereka mencari manajer yang lebih merangkul, berbicara dengan para pemain, bersikap lebih ramah, membiarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan,” papar Phil Kitromilides.
”Dan ada kesuksesan singkat; Zidane, Ancelotti, mungkin bahkan Arbeloa. Dan kemudian semuanya berantakan. Kemudian orang-orang berkata, Oh, kita butuh manajer yang tangguh untuk datang dan mendisiplinkan para pemain ini. Dia datang, tapi tidak berhasil. Lalu mereka kembali ke manajer dengan rangkulan di bahu dan siklusnya berulang terus. Saya pikir mereka perlu memutus siklus itu. Dan dari nama-nama yang disebut-sebut, Jurgen Klopp berpotensi menjadi yang paling menarik,” tandas Phil Kitromilides.