← Beranda
Jamie Carragher Kritik Aturan Handball Liga Champions Usai Hasil Imbang Atletico vs Arsenal
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 30 April 2026 | 22.31 WIB
Legenda hidup Liverpool, Jamie Carragher. (Dok Sky Sports)
 
 

 

JawaPos.com - Hasil imbang 1-1 antara Atletico Madrid dan Arsenal di semifinal Liga Champions menyisakan banyak perdebatan, terutama soal keputusan penalti. Salah satu yang paling vokal mengkritik adalah Jamie Carragher, yang merasa aturan handball saat ini sudah melewati batas kewajaran.

Mantan bek Liverpool itu menyoroti penalti yang didapat Atletico di babak kedua, momen yang menurutnya tidak adil dan terlalu “dipaksakan” oleh regulasi.

Insiden terjadi saat bola tembakan lawan membentur paha Ben White sebelum mengenai lengannya. Wasit langsung menunjuk titik putih, dan keputusan itu dikuatkan oleh VAR.

Baca Juga: Rating Pemain Arsenal: Momen Emas Viktor Gyokeres dan Tembok Kokoh Redam Ganasnya Atletico Madrid!

Melansir Give Me Sport, bagi Carragher, situasi seperti ini sangat sulit diterima.

"Apa yang seharusnya dia lakukan? Dia terjatuh untuk mencoba memblokir tembakan, itu membuatku kesal."

Ia menilai pemain dalam posisi seperti itu hampir tidak punya waktu atau ruang untuk menghindari kontak dengan tangan, sehingga menghukum mereka dengan penalti terasa tidak masuk akal.

Menariknya, Carragher mengakui bahwa ia sudah bisa menebak keputusan tersebut sejak awal, karena memang sesuai dengan interpretasi aturan saat ini.

"Saya tidak terima. Ini tidak benar, ini tidak adil, saya rasa ini sudah keterlaluan. Tapi jangan salah paham, begitu saya melihat insiden itu, saya tahu itu akan menjadi penalti."

Baca Juga: Diego Simeone Adu Mulut dengan Ben White Usai Laga Atletico vs Arsenal

Di sinilah letak masalahnya: aturan memang konsisten diterapkan, tapi dinilai tidak adil dalam praktik.

Takut Merusak Final

Carragher juga menyuarakan kekhawatiran yang lebih besar. Ia takut momen seperti ini justru menentukan hasil pertandingan penting bahkan final.

"Memikirkan final Liga Champions yang ditentukan oleh hal itu... Aku sangat kesal."

Menurutnya, kompetisi sebesar Liga Champions seharusnya ditentukan oleh kualitas permainan, bukan keputusan kontroversial akibat aturan yang terlalu kaku.

Solusi Sederhana: “Akal Sehat”

Saat ditanya soal solusi, Carragher tidak memberikan formula rumit. Jawabannya justru sederhana:

"Akal sehat."

Ia menyarankan agar situasi di mana bola lebih dulu mengenai bagian tubuh lain sebelum menyentuh tangan tidak lagi dianggap sebagai pelanggaran.

Baca Juga: Diego Simeone Tanggapi Kontroversi Penalti Arsenal: VAR Terkadang Memberi Keuntungan

Pendapat ini juga diamini oleh rekan diskusinya, yang sepakat bahwa pantulan seperti itu seharusnya tidak berujung penalti.

Aturan handball memang sudah lama jadi topik panas di sepak bola modern. Dengan adanya VAR, setiap detail makin diperhatikan tapi justru memunculkan lebih banyak kontroversi.

Kasus di laga Atletico vs Arsenal ini jadi contoh terbaru bahwa meski teknologi membantu, interpretasi aturan tetap jadi perdebatan.

EDITOR: Edi Yulianto