← Beranda
Rating Pemain Arsenal: Momen Emas Viktor Gyokeres dan Tembok Kokoh Redam Ganasnya Atletico Madrid!
Sri WahyuniKamis, 30 April 2026 | 22.01 WIB
Rating pemain Arsenal saat melawan Atletico Madrid. (Sports Illustrated)
 
 

 

JawaPos.com - Laga di markas Atletico Madrid menjadi pertarungan yang ditentukan momen-momen kecil bagi Arsenal. Dalam pertandingan yang berjalan ketat dan minim peluang, satu nama muncul sebagai pembeda yaitu Viktor Gyokeres.

Striker asal Swedia itu memang tak banyak mendapatkan suplai bola bersih sepanjang pertandingan. Namun, pergerakannya yang cerdas terus merepotkan lini belakang tuan rumah.

Puncaknya, Gyokeres berhasil memenangkan penalti dan mengeksekusinya dengan dingin untuk membuka keunggulan Arsenal. Sebuah kontribusi krusial di saat tim sangat membutuhkannya, terlebih dengan absennya Kai Havertz.

Baca Juga: Diego Simeone Adu Mulut dengan Ben White Usai Laga Atletico vs Arsenal

Di sisi lain, pelatih Mikel Arteta patut puas dengan performa lini belakangnya. Ketika Atletico Madrid semakin agresif, Arsenal justru menunjukkan karakter bertahan yang solid.

David Raya tampil sigap di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan penting, sementara duet William Saliba dan Gabriel Magalhaes tampil disiplin dalam mengawal area pertahanan.

Keputusan taktis Arteta juga patut mendapat sorotan. Declan Rice, yang biasanya bermain lebih dinamis dari kotak ke kotak, justru ditempatkan lebih dalam sebagai gelandang bertahan.

Peran ini dijalankan dengan sangat baik oleh Rice, yang mampu menyaring serangan lawan dan mengurangi pengaruh lini depan Atletico yang diisi pemain-pemain berbahaya.

Baca Juga: Diego Simeone Tanggapi Kontroversi Penalti Arsenal: VAR Terkadang Memberi Keuntungan

Penampilan impresif juga ditunjukkan Piero Hincapie di sisi kiri pertahanan. Ia sukses meredam ancaman dari nama-nama seperti Marcos Llorente dan Giuliano Simeone yang dibuat tak berkutik sepanjang laga.

Namun, masalah Arsenal di lini serang belum sepenuhnya terselesaikan. Gabriel Martinelli kembali tampil di bawah ekspektasi. Winger asal Brasil itu tampak ragu untuk mengambil inisiatif dan lebih sering memilih opsi aman, sehingga gagal memberikan ancaman berarti dari sisi kiri.

Absennya Jurrien Timber juga terasa. Ben White yang mengisi posisi bek kanan mengalami kesulitan, terutama saat menghadapi Ademola Lookman di babak kedua.

Berikut Rating Pemain Arsenal:

  • David Raya (7.8) - Tampil tenang dan melakukan penyelamatan penting saat dibutuhkan.
  • Ben White (6.2) - Kesulitan menghadapi tekanan lawan dan menjadi titik lemah di lini belakang.
  • William Saliba (7.5) - Bangkit dari performa sebelumnya dengan penampilan solid di laga ini.
  • Gabriel (6.9) - Melakukan blok krusial dan memimpin lini pertahanan dengan cukup baik.
  • Piero Hincapie (7.4) - Penampilan defensif luar biasa, sukses meredam sisi kanan Atletico.
  • Martin Odegaard (6.8) - Berusaha mengatur tempo dan terlibat dalam proses penalti.
  • Martin Zubimendi (6.5) - Cukup kesulitan bertahan, namun berkontribusi dalam build-up serangan.
  • Declan Rice (7.1) - Disiplin sebagai gelandang bertahan dan efektif melindungi lini belakang.
  • Noni Madueke (6.6) - Menunjukkan kilasan potensi, meski belum konsisten.
  • Viktor Gyokeres (8.1) - Penentu kemenangan lewat penalti, tampil efisien di tengah keterbatasan peluang.
  • Gabriel Martinelli (6.4) - Kembali tampil mengecewakan dan minim kontribusi nyata.

Pemain Pengganti

  • Eberechi Eze (6.6) - Memberikan energi baru dan nyaris mendapatkan penalti.
  • Leandro Trossard (5.9) - Minim sentuhan dan kurang berdampak.
  • Bukayo Saka (6.0) - Masih mencari ritme usai cedera.
  • Gabriel Jesus (6.4) - Membantu menjaga penguasaan bola di akhir laga.

Meski belum sepenuhnya tajam di lini depan, Arsenal kembali membuktikan bahwa kekuatan utama mereka terletak pada organisasi pertahanan yang solid. Dalam laga sulit seperti ini, satu momen dan pertahanan kokoh sudah cukup untuk membawa pulang hasil maksimal.

EDITOR: Edi Yulianto