JawaPos.com - Jelang laga penentuan melawan Paris Saint-Germain di leg kedua semifinal Liga Champions, Vincent Kompany punya pesan yang cukup unik untuk para pendukung Bayern Munchen. Bukan sekadar soal dukungan, tapi soal siapa yang sebaiknya hadir langsung di stadion.
Bayern datang dengan misi berat setelah tertinggal agregat 5-4. Artinya, setiap detail bisa jadi penentu termasuk atmosfer di Allianz Arena. Dan di sinilah Kompany ingin memastikan timnya mendapatkan dorongan maksimal dari tribun.
Melansir Bavarian Football Works, alih-alih sekadar meminta dukungan riuh, pelatih asal Belgia itu justru menyampaikan permintaan yang tak biasa.
Baca Juga: Arsenal Main Imbang 1-1 Kontra Atletico, Seluruh Gol Lahir dari Penalti
“Satu-satunya permintaan saya adalah — jika seseorang membeli tiket dan merasa tidak enak badan pada hari pertandingan, tetaplah di rumah dan berikan tiket Anda kepada orang yang paling sehat yang dapat berkontribusi pada benteng yang bernama Allianz Arena ini. Kita harus memenangkan pertandingan dan kita membutuhkan dukungan dari 75.000 orang di stadion.”
Pesan ini terdengar sederhana, tapi maknanya jelas: Kompany ingin Allianz Arena benar-benar menjadi “benteng” yang hidup. Bukan sekadar penuh, tapi juga penuh energi, suara, dan tekanan bagi lawan.
Memang, jika ada satu hal yang sudah jadi identitas Bayern, itu adalah dukungan fanatik dari para suporternya di laga besar. Dalam situasi seperti ini, atmosfer stadion bisa jadi “pemain ke-12” yang menentukan.
Membuat PSG kehilangan fokus, kesulitan komunikasi di lapangan, atau sekadar merasa tidak nyaman, semua itu bisa jadi faktor kecil yang berdampak besar dalam pertandingan dengan margin setipis ini.
Dengan agregat yang masih terbuka dan tensi yang sudah tinggi sejak leg pertama, satu hal pasti: Allianz Arena tidak hanya akan jadi tempat pertandingan, tapi juga medan tekanan yang sesungguhnya.