JawaPos.com–Pertandingan semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain (PSG) di Parc des Princes pada Rabu (29/4), menghadirkan drama luar biasa dengan total sembilan gol. Namun, di balik laga sengit itu, pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany justru tidak menikmati jalannya pertandingan.
Kompany harus menyaksikan pertandingan dari tribun penonton setelah menjalani hukuman larangan mendampingi tim selama satu laga. Kompany duduk di area media bersama staf, menggunakan earpiece untuk tetap terhubung dengan tim, tetapi tetap merasa situasi itu tidak ideal.
”Ini tidak menyenangkan. Kalau ini tidak pernah terjadi lagi, saya akan puas,” ujar Kompany kepada Prime Video.
Baca Juga: PSG Tumbangkan Bayern Munchen, Vitinha dan Lucas Hernandez Kompak Ingin Menang di Leg Kedua
Sepanjang pertandingan, ekspresi Kompany mencerminkan naik turunnya performa Bayern. Dilansir dari ESPN, Kompany sempat terlihat tersenyum dan berinteraksi dengan staf saat timnya tampil baik di babak pertama.
Namun, raut wajah sang pelatih berubah serius ketika Bayern tertinggal hingga 5-2, sebelum akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan. Menurut Kompany, keterbatasan jarak membuatnya sulit mengambil keputusan penting.
”Saya tidak bisa mengambil keputusan dari jarak 80 meter. Namun, saya menghargai respons para pemain dari atas tribun,” tambah Kompany.
Baca Juga: Eks Striker Nigeria Michael Eneramo Meninggal Dunia saat Bermain di Laga Persahabatan
Sementara itu, pelatih PSG Luis Enrique justru memiliki pandangan berbeda. Enrique menyebut laga tersebut sebagai pertandingan terbaik yang pernah ditanganinya sepanjang karir kepelatihan.
Menariknya, Luis Enrique pernah beberapa kali memilih menonton pertandingan dari tribun untuk mendapatkan perspektif taktik yang lebih luas. Namun, Kompany tidak sepakat dengan pendekatan itu.
”Saya tidak tahu alasannya. Saya tidak akan melakukan itu,” tegas pelatih asal Belgia itu.
Dengan absennya Kompany di pinggir lapangan, asisten pelatih Aaron Danks mengambil alih kendali tim. Hal itu menjadi pengalaman pertama Danks memimpin Bayern dalam pertandingan kompetitif, setelah sebelumnya sempat menjalani peran interim di Aston Villa pada 2022.
Pertandingan malam itu berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal. Bayern lebih dulu unggul pada menit ke-17 melalui eksekusi penalti Harry Kane setelah lawan melakukan pelanggaran terhadap Luis Diaz di kotak terlarang.
Namun, PSG merespons cepat dengan menyamakan kedudukan lewat gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-24. PSG sebagai tuan rumah lalu berbalik unggul 2-1 lewat sundulan Joao Neves di menit ke-33.
Baca Juga: Bek Tengah John Stones Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
Bayern sempat menyamakan skor menjadi 2-2 lewat gol Michael Olise pada menit ke-41, tetapi PSG kembali memimpin menjelang turun minum setelah Ousmane Dembele mencetak gol dari titik penalti di masa tambahan waktu babak pertama, menutup paruh laga dengan keunggulan 3-2.
Memasuki babak kedua, PSG tampil lebih agresif dan berhasil memperlebar jarak. Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol keduanya pada menit ke-56 untuk membawa PSG unggul 4-2, sebelum Ousmane Dembele menambah gol dua menit berselang dan mengubah skor menjadi 5-2.
Bayern baru bangkit pada pertengahan babak kedua. Sundulan Dayot Upamecano pada menit ke-65 memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3, lalu gol Luis Diaz pada menit ke-68 membuat skor menjadi 5-4.
Baca Juga: Persib Bandung U-13 Juara Meet The World with SKF 2026, Siap Ukir Prestasi di Swedia
Di sisa waktu pertandingan, Bayern terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas, termasuk sundulan Kane dan Joshua Kimmich. Tapi semuanya berhasil digagalkan kiper PSG Matvey Safonov.
Setelah menjalani hukuman akibat akumulasi tiga kartu kuning, Kompany dipastikan akan kembali mendampingi tim dari area teknis pada leg kedua pekan depan. Kompany pun berharap atmosfer stadion akan lebih membara, seperti saat Bayern menyingkirkan Real Madrid di perempat final.
”Ada semangat luar biasa saat melawan Madrid. Kami butuh itu lagi, bahkan lebih besar. Itu saja yang bisa saya minta. Saya akan datang ke stadion untuk laga seperti itu, tetapi bukan untuk diam,” ujar Kompany.
Baca Juga: Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai Kemenangan Manchester United