JawaPos.com–Manchester United semakin dekat kembali ke Liga Champions setelah kemenangan 2-1 atas Brentford di Old Trafford. Gol dari Casemiro dan Benjamin Sesko memastikan tiga poin penting, meski performa tim belum sepenuhnya meyakinkan.
Di balik hasil positif tersebut, ada cerita menarik yang muncul dari ruang wawancara. Harry Maguire, yang kembali jadi figur penting di lini belakang, memberikan komentar yang cukup pedas meski dibungkus dengan nada profesional.
Tak bisa dimungkiri, performa United memang mengalami peningkatan sejak ditangani Michael Carrick. Dalam 13 laga, sembilan kemenangan berhasil diraih dan posisi tim kini merangkak naik ke papan atas klasemen.
Situasi ini berbanding terbalik dengan periode sebelumnya di bawah Ruben Amorim. Saat itu, United kesulitan konsisten, bahkan kerap kehilangan poin di momen-momen krusial.
Melansir The Peoples Person, Maguire pun secara tidak langsung menyinggung perbedaan tersebut.
”Kami menghadapi dua pertandingan sulit ketika Michael pertama kali datang, dan saya pikir semua orang mungkin melihatnya dengan berpikir oh tidak, melawan Arsenal dan Man City, dan kami berhasil mendapatkan enam poin,” kata Maguire.
”Semua orang percaya akan hal itu, dan kami telah berkumpul bersama. Kami memiliki kepercayaan diri. Kami tahu bahwa kami bisa mencetak gol dari mana saja,” imbuh dia.
Puncak pernyataan Maguire datang saat dia membandingkan hasil pertandingan di dua era berbeda.
”Hasilnya berbicara sendiri sejak manajer datang dan formasi berubah, kami sepertinya selalu meraih hasil yang lebih baik. Saya rasa di pertandingan-pertandingan sebelumnya, saat Ruben masih di sini, hasilnya imbang, tapi kami selalu berakhir dengan kekalahan,” ujar Harry Maguire.
”Sekarang tampaknya kebalikannya, di mana kita jauh lebih baik di kedua kotak penalti. Kita bertahan di kotak penalti kita dengan jauh lebih baik, dan kita berhasil tampil klinis di kotak penalti lainnya,” lanjut dia.
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana, tapi maknanya cukup jelas. Maguire menyoroti perubahan efektivitas tim yang kini terasa jauh lebih solid.
Era Baru yang Lebih Menjanjikan
Perubahan pendekatan taktik jadi salah satu faktor utama. Di bawah Carrick, United terlihat lebih seimbang dan tidak mudah kehilangan kontrol pertandingan, terutama di momen-momen genting.
Baca Juga: Michael Carrick Ungkap Kapan Cunha Akan Kembali Bermain untuk Manchester United
Hal ini yang sebelumnya sering jadi masalah di era Amorim, di mana United kerap tampil dominan tapi gagal mengunci hasil. Kini, situasinya berbalik. United mungkin tidak selalu tampil spektakuler, tapi mereka jauh lebih efisien.
Komentar Maguire juga bisa dibaca sebagai sinyal kuat bagi manajemen klub. Dengan performa yang terus membaik, keputusan soal pelatih permanen di akhir musim tampaknya semakin jelas arahnya.