JawaPos.com–Manchester United sukses mengamankan tiga poin penting usai menaklukkan Brentford dengan skor 2-1. Dua gol cepat di babak pertama jadi fondasi kemenangan, dengan Benjamin Sesko mencatatkan namanya di papan skor sebagai pencetak gol kedua.
Seperti biasa, Bruno Fernandes langsung jadi pusat perhatian. Assist-nya dalam laga ini menjadi yang ke-19 di liga musim ini, angka yang membuatnya semakin dekat dengan rekor sepanjang masa Premier League.
Wajar kalau sorotan tertuju padanya. Tapi kalau ditarik sedikit ke belakang, ada cerita lain yang tak kalah menarik.
Baca Juga: Harry Maguire Puji Perubahan Taktik Michael Carrick saat Kontra Brentford
Melansir United In Focus, gol Sesko memang ditutup dengan rapi oleh sang striker dibantu visi Fernandes yang luar biasa. Namun, awal dari semua itu justru datang dari momen yang sering luput dari perhatian yaitu tekel krusial dari Amad.
Saat Brentford sedang gencar menyerang dan menekan pertahanan United, Amad muncul dengan intervensi penting. Dia melakukan tekel meluncur yang bersih dan tepat waktu. Aksinya bukan cuma menghentikan serangan, tapi juga langsung mengubah arah permainan.
Bola hasil tekel itu melambung ke area tengah, tepat ke arah Fernandes. Dari situlah semuanya dimulai.
Baca Juga: Gary Neville Sebut Pemain Manchester United yang Tak Layak Jadi Starter Lawan Liverpool
Fernandes, dengan kualitasnya, langsung mengontrol bola dan membaca situasi. Dalam sekejap, skenario berubah jadi peluang tiga lawan dua. Dengan ruang terbuka lebar di depannya, dia melepas umpan matang yang kemudian diselesaikan dingin oleh Sesko.
Gol tercipta. Tapi tanpa tekel Amad? Kemungkinan besar, momen itu bahkan tidak akan pernah ada.
Perkembangan Amad dan Mainoo Mulai Terlihat
Performa Amad di laga ini jadi bukti bahwa kontribusi pemain tidak selalu harus berupa gol atau assist. Kerja keras, timing, dan keputusan cepat juga punya nilai yang sama pentingnya.
Di sisi lain, Kobbie Mainoo juga mulai menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, terutama dalam pergerakan tanpa bola. Jika sebelumnya dia kerap dianggap terlalu lembek, kini ia mulai menambahkan elemen kerja keras dalam permainan.
Kombinasi keduanya memberi harapan baru bagi lini tengah United. Bahkan, situasi ini bisa berdampak pada kebijakan transfer klub ke depan.
Dengan peningkatan performa dua pemain muda ini, kebutuhan akan gelandang tambahan dengan profil pekerja keras mungkin tidak lagi mendesak.
Baca Juga: Jadwal Aneh? Duel Panas Manchester United vs Liverpool Digelar di Jam Tak Biasa
Amad dan Mainoo jelas berada di jalur yang tepat. Namun, untuk benar-benar naik ke level elite, mereka masih perlu menambahkan dimensi lain dalam permainan terutama kontribusi dalam bentuk gol.
Kalau keduanya bisa menggabungkan kerja keras, kecerdasan taktik, dan produktivitas, bukan tidak mungkin United sudah memiliki fondasi lini tengah masa depan tanpa harus belanja besar.