JawaPos.com–Manchester United semakin dekat dengan tiket Liga Champions setelah menang tipis 2-1 atas Brentford. Dua gol di babak pertama dari Casemiro dan Benjamin Sesko cukup untuk mengamankan kemenangan.
Performa Manchester secara keseluruhan masih menyisakan tanda tanya. Salah satu yang jadi sorotan adalah perubahan taktik di babak kedua.
Michael Carrick kembali menggunakan sistem 3-5-2 yang sebelumnya kerap menuai kritik. Namun, justru setelah perubahan itu, United terlihat lebih solid terutama setelah Noussair Mazraoui masuk menggantikan Amad Diallo.
Baca Juga: Jadwal Aneh? Duel Panas Manchester United vs Liverpool Digelar di Jam Tak Biasa
Gol telat dari Mathias Jensen di menit ke-87 sempat membuat situasi tegang, tapi secara umum United tampil lebih stabil dibanding babak pertama.
Neville Soroti Amad Diallo
Performa Amad Diallo kembali jadi bahan pembicaraan, terutama karena kontribusinya yang dinilai belum maksimal dalam beberapa bulan terakhir. Winger asal Pantai Gading itu bahkan belum mencetak gol di Premier League sejak Desember.
Melansir Metro Sport, legenda Manchester United Gary Neville secara terbuka meragukan apakah Amad layak jadi starter saat United menghadapi Liverpool akhir pekan ini.
”Jika Cunha fit, saya pikir dia akan menurunkan Cunha dan Mbeumo, Bruno Fernandes dan Sesko. Saya pikir dia akan menggunakan keempat pemain itu dan saya tidak yakin Amad akan bermain,” papar Gary Neville.
Menurut dia, pada laga melawan Brentford, Manchester United terlihat lebih berhati-hati, ketat, lebih kompak, dan lebih fokus pada pertahanan pada babak kedua daripada babak pertama.
”Saya rasa dia tidak akan memulai dengan lima pemain di lini belakang, saya rasa itu salah. Dia tidak akan melakukan itu, mari kita perjelas. Tapi dia akan membuat mereka jauh lebih waspada dalam bertahan. Dia akan jauh lebih kompak dan ketat, dan ini akan menjadi soal tidak melakukan kesalahan. Mari kita buat Liverpool gugup,” terang Gary Neville.
Gary Neville mengatakan, Liverpool tidak ingin pertahanannya dibobol. Pada pertandingan nanti lebih mirip permainan catur.
”Tidak separah babak kedua melawan Brentford, tetapi saya pikir ini bisa menjadi pertandingan yang lebih ketat di mana kedua manajer akan cukup berhati-hati. Bukan pada susunan tim yang mereka pilih, tetapi pada cara mereka menginstruksikan pemain mereka untuk bermain kompak dan solid dalam bertahan,” tandas Gary Neville.
Menanti Kondisi Cunha
Absennya Matheus Cunha saat melawan Brentford juga cukup berpengaruh. Padahal, sebelumnya dia jadi pahlawan kemenangan saat menghadapi Chelsea.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Real Madrid: Thibaut Courtois Berpeluang Tampil Saat El Clasico Lawan Barcelona
Carrick menjelaskan kondisi pemainnya. ”Dia mengalami sedikit nyeri pada otot fleksor pinggul setelah pertandingan melawan Chelsea,” terang dia.
”Kondisinya cukup menjanjikan selama minggu ini. Kami pikir dia akan baik-baik saja, tetapi perkembangannya tidak cukup cepat. Ini bukan sesuatu yang terlalu serius, tetapi sayangnya dia absen malam ini,” lanjut Carrick.
Jika Cunha pulih tepat waktu, bukan tidak mungkin Amad harus rela memulai laga dari bangku cadangan. Dengan pertandingan sebesar melawan Liverpool di depan mata, Carrick tampaknya akan memilih pendekatan yang lebih aman.