JawaPos.com - Penampilan penuh emosi tersaji saat Alisson Becker berdiri di pinggir lapangan, bertepuk tangan sambil mengangkat kepalan tangan ke arah Freddie Woodman. Kiper utama Liverpool FC itu memberikan apresiasi atas penyelamatan gemilang Woodman yang menggagalkan peluang Jean-Philippe Mateta.
Aksi heroik Woodman bahkan memicu serangan balik cepat yang berujung gol kedua Liverpool lewat Andy Robertson dalam kemenangan 3-1 atas Crystal Palace. Seusai laga, Alisson langsung menghampiri Woodman dan memeluknya layaknya seorang ayah yang bangga sebuah momen yang menggambarkan eratnya kebersamaan di dalam tim.
Alisson sendiri diperkirakan akan kembali memperkuat tim asuhan Arne Slot saat menghadapi Manchester United di Old Trafford, setelah absen enam pekan akibat cedera hamstring. Kiper asal Brasil itu kini hanya membutuhkan satu clean sheet lagi untuk melampaui rekor Elisha Scott (137) dalam daftar penjaga gawang dengan nirbobol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Hanya tiga nama Ray Clemence, Bruce Grobbelaar, dan Pepe Reina yang mencatatkan lebih banyak clean sheet dibanding Alisson. Pengaruh besarnya di Liverpool bahkan disejajarkan dengan kapten Virgil van Dijk sebagai salah satu rekrutan paling berhasil di era Premier League.
Kontrak Alisson baru saja diperpanjang hingga musim panas 2027, namun masa depannya tetap menjadi tanda tanya. Kiper asal Georgia, Giorgi Mamardashvili, didatangkan dari Valencia sebagai calon penerus jangka panjang, meski performanya musim ini masih belum sepenuhnya konsisten.
Rumor ketertarikan Juventus FC terhadap Alisson juga sempat mencuat, terlebih ia pernah bekerja sama dengan pelatih Luciano Spalletti saat di AS Roma. Namun, pihak Liverpool menegaskan tidak ingin bereaksi berlebihan terhadap spekulasi transfer.
"Kami tidak bereaksi terhadap rumor," ujar Slot.
Baca Juga: Manchester United Kalahkan Brentford 2-1, Michael Carrick Bersiap Hadapi Liverpool di Akhir Pekan
Ia menambahkan bahwa setiap keputusan transfer selalu mempertimbangkan kepentingan terbaik klub, termasuk soal pengalaman pemain.
Meski demikian, Slot tidak sepenuhnya menutup kemungkinan kepergian Alisson. Keputusan akhir akan melibatkan struktur manajemen klub, termasuk direktur olahraga dan pemilik.
Di tengah potensi perombakan skuad, Liverpool juga akan kehilangan sosok penting lain seperti Mohamed Salah dan Robertson. Hal ini membuat keseimbangan antara pemain muda dan senior menjadi krusial.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Arsenal ke Puncak, Liverpool Masuk Empat Besar
Kapten tim, Van Dijk, menegaskan pentingnya munculnya pemimpin baru di dalam skuad. Ia menyebut Dominik Szoboszlai sebagai salah satu kandidat yang bisa mengambil peran tersebut.
"Anda bisa tumbuh menjadi pemimpin atau memang sudah memilikinya sejak awal. Para pemain harus menunjukkannya lebih lagi musim depan," ungkap Van Dijk.
Dengan perubahan besar yang mengintai, Liverpool dihadapkan pada tantangan untuk menjaga stabilitas tim. Kehilangan terlalu banyak pemain berpengalaman dalam waktu singkat bisa menjadi risiko besar.