JawaPos.com - Musim panas kali ini terasa seperti titik krusial bagi Barcelona. Di bawah arahan Hansi Flick, klub Catalan itu bersiap melakukan “bedah skuad” demi kembali bersaing di level tertinggi. Tapi seperti biasa, ambisi besar datang dengan satu syarat klasik: harus ada yang dikorbankan.
Target utama sudah jelas yakni tambahan kualitas di lini belakang dan lini depan. Nama seperti Alessandro Bastoni dan Julian Alvarez masuk radar. Namun, dengan kondisi finansial yang masih belum sepenuhnya stabil, Barcelona tidak bisa sekadar belanja tanpa menjual.
Rencananya, mereka ingin kembali ke aturan 1:1 La Liga sebelum bursa transfer dibuka. Tapi bahkan jika itu tercapai, tetap saja belum cukup untuk mendanai transfer besar. Jadi, opsi paling realistis? Melepas beberapa aset berharga. Dan di sinilah cerita mulai menarik.
Baca Juga: Cagliari Tumbangkan Atalanta 3-2, Raffaele Palladino Merasa Kebobolan Sejak di Ruang Ganti
Melansir Football Espana, tiga nama yang cukup mengejutkan kini masuk daftar jual: Jules Kounde, Ronald Araujo, dan Alejandro Balde.
Ketiganya bukan pemain sembarangan, bahkan sempat dianggap sebagai fondasi masa depan lini belakang Barcelona. Namun, dinamika di era Flick mulai berubah.
Kounde dan Balde musim ini dinilai belum konsisten mencapai performa terbaiknya. Sementara itu, Araujo justru lebih sering menghuni bangku cadangan. Situasi ini secara perlahan menggerus posisi mereka di dalam tim.
Bukan berarti Barcelona “mengusir” mereka. Klub masih membuka pintu jika ketiganya tetap bertahan. Tapi dengan adanya minat besar, terutama dari klub-klub Premier League, manajemen kini bersikap realistis: jika ada tawaran yang sulit ditolak, negosiasi bisa langsung jalan.
Baca Juga: Manchester United Kalahkan Brentford 2-1, Michael Carrick Bersiap Hadapi Liverpool di Akhir Pekan
Di balik keputusan ini, ada strategi yang cukup jelas. Barcelona tampaknya siap melakukan perampingan skuad dengan melepas beberapa pemain untuk mendatangkan sosok yang dianggap lebih sesuai dengan visi Flick, bahkan jika itu berarti jumlah pemain pengganti lebih sedikit.
Risikonya? Jelas ada. Melepas tiga bek sekaligus bukan keputusan ringan. Tapi kalau berhasil mendatangkan pemain seperti Bastoni dan Alvarez, ini bisa jadi langkah berani yang mengubah wajah tim secara signifikan.