← Beranda
Claudio Ranieri Resmi Tinggalkan AS Roma, Gian Piero Gasperini: Saya Akan Terus Bekerja untuk Tim
Aprillia JPSabtu, 25 April 2026 | 04.38 WIB
Hubungan Claudio Ranieri dan Gasperini di AS Roma berakhir akibat konflik. (@OfficialASRoma/X)

 

JawaPos.com–Claudio Ranieri resmi mengakhiri perannya sebagai penasihat khusus di AS Roma setelah terjadi perselisihan dengan pelatih kepala Gian Piero Gasperini. Keputusan itu diumumkan pihak klub melalui pernyataan resmi pada Jumat (24/4).

Dalam pernyataannya, Roma mengonfirmasi berakhirnya kerja sama dengan Ranieri dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi sang penasihat.

”AS Roma mengonfirmasi bahwa hubungan dengan Claudio Ranieri telah berakhir. Klub berterima kasih atas kontribusi besar yang telah diberikan. Ia memimpin tim dalam periode yang sangat menantang dan kami akan selalu menghargai upayanya,” tulis klub.

Baca Juga: Madura United Jadi Ujian Konsistensi Dewa United, Sonny Stevens Incar Hasil Maksimal

Dilansir dari ESPN, Ranieri sebelumnya menjabat sebagai pelatih Roma hingga akhir musim lalu. Pria yang saat ini berusia 74 tahun itu mundur menjadi pelatih setelah gagal membawa timnya lolos ke Liga Champions hanya dengan selisih satu poin, meski berhasil mencatatkan performa impresif di paruh kedua musim. Setelah itu, Ranieri ditunjuk sebagai penasihat bagi pemilik klub dan terlibat dalam penunjukan Gasperini sebagai pelatih baru.

Namun, hubungan keduanya memburuk setelah Ranieri secara terbuka mengkritik keluhan Gasperini terkait kebijakan transfer klub. Sikap itu memicu ketegangan internal, hingga akhirnya manajemen Roma memutuskan untuk mendukung penuh Gasperini.

Dalam pernyataan lanjutan, Roma menegaskan arah masa depan klub tetap solid di bawah kepemimpinan Gasperini.

Baca Juga: Hasil Super League 2025/2026: Ditahan Imbang Arema FC, Persib Bandung Kembali Terpeleset

”Ke depan, arah kami jelas. Klub ini kuat, dengan kepemimpinan yang solid dan visi yang terdefinisi. AS Roma akan selalu menjadi prioritas utama. Kami memiliki kepercayaan penuh terhadap jalur yang ditempuh bersama Gian Piero Gasperini,” tulis klub.

Saat ini, AS Roma menempati posisi keenam klasemen Serie A dengan lima pertandingan tersisa dan tertinggal lima poin dari Juventus yang mengamankan posisi zona Liga Champions.

Ranieri memiliki peran penting dalam kebangkitan Roma musim ini. Ranieri kembali dari masa pensiun pada November 2024 saat tim berada di peringkat ke-12.

Di bawah asuhannya, Roma berhasil finis di posisi kelima setelah hanya mengalami satu kekalahan di paruh kedua musim.

Sementara itu, Gasperini menanggapi mundurnya Ranieri dari klub dalam konferensi pers jelang laga melawan Bologna pada pekan ke-34 Serie A. Gasperini menegaskan bahwa dirinya tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari klub.

”Saya ingin menyoroti dua hal. Pertama, klub tidak pernah kehilangan kepercayaan pada saya sejak hari pertama. Kedua, Roma berada di atas segalanya. Itu adalah dua pilar utama,” ujar Gasperini dikutip dari situs resmi klub.

Baca Juga: Disetop Pemain Unggulan, Janice Tjen Gugur di Babak Kedua Madrid Open 2026

Ketika ditanya mengenai pernyataan Ranieri yang sempat mengkritiknya, Gasperini mengaku terkejut tetapi tidak ingin memperpanjang polemik.

”Saya tidak menyesal. Ini adalah situasi yang sangat intens dan belum pernah saya alami sebelumnya. Itu satu-satunya hal yang benar-benar mengejutkan saya,” kata Gasperini.

Gasperini juga menolak untuk membahas lebih jauh konflik yang terjadi. ”Kejadian-kejadian itu sudah terlihat oleh semua orang. Saya tidak ingin berkomentar. Saya akan terus bekerja untuk tim dan mencoba memberikan yang terbaik,” tambah dia.

Baca Juga: Kylian Mbappe Mainkan Laga ke-100 Bersama Real Madrid, Kartu Kuning Jadi Ancam Jelang El Clasico

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah