← Beranda
Luis Figo Bela Dani Carvajal di Tengah Ketidakpastian Masa Depannya di Real Madrid
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 24 April 2026 | 20.08 WIB
Pemain Real Madrid Dani Carvajal. (ig @dani.carvajal.2)

 

JawaPos.com - Masa depan Dani Carvajal di Real Madrid lagi-lagi jadi bahan obrolan panas. Di usia 33 tahun, ditambah riwayat cedera yang cukup serius, posisinya di skuad utama mulai dipertanyakan apalagi kontraknya juga mendekati akhir.

Di tengah situasi yang serba abu-abu ini, satu suara datang dari sosok yang tahu betul rasanya jadi pemain besar di Madrid: Luis Figo.

Melansir Mundo Deportivo, dalam sebuah acara di Metropolitano, Figo menyampaikan pandangannya dengan nada tenang tapi penuh makna. Ia menegaskan bahwa pemain seperti Carvajal pantas mendapat perlakuan yang layak, terlepas dari situasi performa atau kebutuhan tim saat ini.

Baca Juga: Ketajaman Andrew Jung dan Ramon Tanque Jadi Andalan Persib Bandung Hadapi Arema FC di GBLA

“Dalam kasus Carvajal, dia mengalami cedera serius; saya tidak tahu bagaimana kondisi fisiknya. Saya sangat berterima kasih kepada orang-orang yang memberikan seluruh hidup mereka untuk sebuah klub, terlepas dari apakah mereka berguna atau tidak,” katanya.

Figo juga menyoroti momen perpisahan yang sering kali tidak mudah bagi pemain senior.

“Ketika Anda harus pergi, sama mudahnya untuk berprestasi dengan baik seperti halnya berprestasi buruk,” tambahnya.

Baca Juga: Arda Guler Cedera Jelang Lawan Barcelona, Real Madrid Khawatir Absen hingga Akhir Musim

Lebih dari sekadar komentar, pernyataan Figo terasa seperti pengingat bahwa sepak bola bukan cuma soal performa saat ini, tapi juga soal menghargai perjalanan panjang seorang pemain.

Ia bahkan menarik dari pengalaman pribadinya, ketika merasa tidak diperlakukan dengan layak di fase akhir kariernya.

“Carvajal pantas mendapatkan semua rasa hormat. Saya tidak tahu apakah dia seharusnya mendapatkan lebih banyak waktu bermain atau tidak; itu urusan pelatih. Pemain dengan tingkat pengalaman tertentu harus diperlakukan berbeda dalam hal komunikasi.”

“Saya pernah mengalami hal itu saat masih di Inter, ketika mereka memperlakukan saya seperti anak kecil, padahal Anda sudah cukup dewasa untuk memahami semuanya. Seringkali, hal-hal dilakukan dengan salah tanpa alasan.”

Dan kalau bicara soal kontribusi, Carvajal jelas bukan pemain sembarangan.

Hampir 450 penampilan bersama Real Madrid, enam trofi Liga Champions, dan empat gelar LaLiga. Itu bukan sekadar statistik, tapi bukti bahwa ia adalah bagian dari era emas klub.

Baca Juga: Lommel SK Kalahkan RFC Luttich, Simak Statistik Bertahan Joey Pelupessy

Namun, realitas sepak bola modern tidak selalu romantis. Dengan kontrak yang akan habis dan munculnya rumor ketertarikan dari klub Qatar, masa depan Carvajal kini berada di persimpangan.

Apakah ia akan bertahan sebagai bagian dari regenerasi tim? Atau justru mengakhiri perjalanannya di Bernabeu dengan petualangan baru?

EDITOR: Banu Adikara