JawaPos.com - Masa depan kursi pelatih Real Madrid mulai jadi perbincangan hangat menjelang akhir musim ini. Situasi tersebut muncul setelah peluang meraih gelar LaLiga semakin menipis, dengan Barcelona masih nyaman di puncak klasemen.
Kondisi ini membuat posisi Álvaro Arbeloa sebagai pelatih berada dalam tekanan. Musim tanpa trofi bisa menjadi akhir dari masa baktinya di Santiago Bernabéu, meski belum ada keputusan resmi dari manajemen klub.
Di tengah situasi tersebut, Dikutip dari marca.com nama Mauricio Pochettino kembali mencuat sebagai kandidat kuat.
Baca Juga: Hansi Flick Bicara Masa Depan di Barcelona, Ingin Angkat Trofi Liga Champions
Pelatih asal Argentina itu saat ini masih menjabat sebagai pelatih Tim nasional Amerika Serikat, namun disebut-sebut terbuka untuk tantangan baru di level klub.
Pochettino bukan sosok asing dalam radar Madrid. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya sudah beberapa kali dikaitkan dengan Los Blancos, namun selalu gagal terwujud karena situasi kontrak.
Saat masih menangani Tottenham Hotspur, proses negosiasi yang rumit membuat Madrid memilih mundur.
Kini, peluang itu kembali terbuka. Pochettino diperkirakan akan menyelesaikan tugasnya bersama timnas AS dalam waktu dekat, sehingga membuka kemungkinan untuk kembali melatih di Eropa. Faktor pengalaman menangani klub besar seperti Paris Saint-Germain juga menjadi nilai tambah.
Baca Juga: Aston Villa Ciptakan Efek Domino, Peta Liga Inggris dan Tiket UCL Bisa Berubah Total
Selain itu, kedekatan Pochettino dengan Kylian Mbappé bisa menjadi pertimbangan penting. Keduanya pernah bekerja sama di PSG, sehingga dinilai sudah saling memahami karakter di dalam maupun luar lapangan.
Meski begitu, Pochettino bukan satu-satunya nama dalam daftar. Ada juga pelatih seperti Didier Deschamps dan Unai Emery yang disebut masuk dalam radar manajemen. Ketiganya memiliki kesamaan, yakni pernah bekerja sama dengan Mbappé.
Namun, jika melihat situasi saat ini, Pochettino dinilai sebagai opsi paling realistis. Selain tersedia di waktu yang tepat, ia juga dianggap memiliki pengalaman dan gaya bermain yang cocok dengan filosofi Madrid.
Keputusan akhir tentu masih menunggu langkah resmi dari manajemen klub. Yang jelas, pergantian pelatih bisa menjadi bagian dari langkah besar Real Madrid untuk kembali bersaing di papan atas musim depan.