JawaPos.com–Perdebatan soal striker Arsenal belum juga reda. Meski Viktor Gyokeres datang dengan ekspektasi besar, performanya masih memicu tanda tanya. Kini, mantan pemain Liverpool Vladimir Smicer ikut angkat suara dan opini tajam.
Melansir Metro, menurut Smicer, Arsenal mungkin sudah mengangkat trofi Premier League jika mereka memilih striker lain. Gyokeres menjalani musim debut yang naik-turun setelah didatangkan dengan banderol £64 juta.
Dia mencetak 17 gol di semua kompetisi, tapi sempat membuat khawatir ketika hanya mengoleksi lima gol liga dalam enam bulan pertama musim ini. Performa sang striker memang membaik sejak Januari, dengan tambahan 14 gol untuk klub dan tim nasional. Namun, keraguan soal konsistensinya sebagai ujung tombak utama masih belum sepenuhnya hilang.
Baca Juga: Mikel Arteta Tetap Percaya Arsenal Bisa Juara Meski Tumbang dari Manchester City
Di tengah perdebatan itu, Smicer justru menunjuk nama lain, Patrik Schick. Striker Bayer Leverkusen tersebut dianggap punya profil yang lebih klasik dan efektif untuk tim seperti Arsenal.
”Patrik Schick adalah pencetak gol klasik. Di dalam kotak penalti, dia sangat, sangat cerdas dan dia bisa mencetak gol dari semua sudut,” ujar Smicer.
“Kaki kirinya benar-benar bagus. Sayangnya, dia sering mengalami cedera otot. Jika Schick bergabung dengan Arsenal alih-alih Viktor Gyokeres, saya rasa mereka mungkin sudah memenangkan gelar Liga Premier,” imbuh dia.
Baca Juga: Mikel Arteta Sebut Kekalahan Arsenal dari Manchester City Faktor Keberuntungan
”Dengan peluang yang sama, dia pasti akan mencetak lebih banyak gol. Saya yakin akan hal itu karena dia adalah penyerang yang jauh lebih baik. Saya masih ingin melihatnya bermain di Premier League,” terang Smicer.
Pernyataan itu jelas memancing perdebatan. Apalagi, rekam jejak Schick memang cukup solid, 97 gol dalam 203 laga bersama Bayer Leverkusen, ditambah kontribusi penting di level internasional bersama Republik Ceko.
Schick bukan hanya soal statistik. Banyak yang masih ingat gol spektakulernya dari tengah lapangan di Euro 2020, momen yang langsung mengangkat namanya ke level global. Itu jadi bukti bahwa dia bukan sekadar finisher biasa.
Meski begitu, satu catatan yang tak bisa diabaikan adalah riwayat cedera. Ini juga yang mungkin membuat klub-klub besar, termasuk Arsenal, berpikir dua kali.
Arsenal Masih Belum Sempurna
Di sisi lain, proyek Mikel Arteta sebenarnya sudah berada di jalur yang sangat menjanjikan. Arsenal bahkan sempat unggul sembilan poin di puncak klasemen dan menjadi favorit kuat juara liga.
Namun, kegagalan di kompetisi piala termasuk kekalahan di final Carabao Cup dan tersingkir secara mengejutkan di Piala FA, menunjukkan bahwa masih ada celah dalam skuad mereka.
Baca Juga: Bukan Italia, Ini Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Match Day Juni 2026
Tak heran jika wacana mendatangkan striker baru terus beredar. Nama-nama seperti Julian Alvarez juga mulai dikaitkan sebagai opsi alternatif untuk memperkuat lini depan.