JawaPos.com — Ambisi Atletico Madrid memenangi trofi pertama musim ini dari Copa del Rey alias Piala Raja gagal terealisasi. Melawan Real Sociedad di Estadio de La Cartuja, Seville, kemarin WIB (19/4), Atletico harus takluk lewat drama adu penalti.
Bermain imbang 2-2 sampai babak tambahan, Atletico keok 3-4 dari babak adu penalti. Julian Alvarez dan Alexander Sorloth jadi dua eksekutor penalti klub berjuluk Los Colchoneros itu yang gagal menjalankan tugasnya.
’’Kami sudah bermain dengan bagus. Pemain memberikan semuanya yang mereka miliki. Sayangnya, mereka (Sociedad) bisa memenangi adu penalti,’’ ucap entrenador Atletico Diego Simeone, dilansir dari laman Diario AS.
Cholo, sapaan akrab Simeone menyebut kekalahan ini tidak membuat mentalitas Koke dkk runtuh. Terlebih mereka masih punya kans kembali berlaga di final dalam ajang Liga Champions.
Syaratnya, mereka harus bisa menyingkirkan Arsenal pada babak semifinal pekan depan. ’’Untuk bisa mencapai ke final, fans ingin kami menang. Kami tidak perlu banyak memberi janji,’’ tegas Cholo.
Arana yang Kembali Merana
Kegagalan Alvarez mengeksekusi penalti mengingatkan kegagalannya saat tertahan 1-1 melawan RCD Mallorca pada jornada kelima LALIGA, 22 September lalu.
Dalam babak adu penalti bersama Atletico, striker berjuluk Arana itu juga gagal menjalankan tugasnya pada second leg 16 Besar Liga Champions di musim lalu. Ketika itu, eksekusi penaltinya meleset. ’’Tapi, dia (Alvarez) tetaplah striker yang hebat,’’ puji kapten Atletico Koke, kepada Movistar.
Marrero Bukan Kebetulan
Portero Sociedad Unai Marrero mementahkan penalti dua striker Atletico, Alvarez dan Sorloth. Marrero jadi kunci kemenangan La Real, julukan Sociedad, di final Copa del Rey kali ini.
Berbicara pada laman Diario MARCA, Marrero mengaku telah mempelajari gaya tendangan penalti pemain Atletico. Termasuk Alvarez dan Sorloth. Masukan dari pelatih kiper Sociedad, Alex Remiro, juga menentukan.
’’Alex memberiku nasihat yang bagus, dia banyak membantuku. Sehingga, aku merasa tenang dan tidak banyak berpikir. Aku bisa menyelamatkan dua kali tendangan penalti, dan itu menyenangkan,’’ tutur Marrero.
Matarazzo Awali Sukses Americano
Tidak banyak pelatih Amerika Serikat yang berkecimpung di liga elite Eropa. Salah satu di antaranya entrenador Sociedad, Pellegrino Matarazzo. Baru musim ini melatih Sociedad, Matarazzo mampu mempersembahkan trofi Copa del Rey.
Dia jadi pelatih Americano pertama yang bisa memenangi trofi di liga elite Eropa. Meski begitu mantan pelatih TSG 1899 Hoffenheim itu belum puas dengan raihan satu trofi ini.
’’Aku merasa ini masih di awal-awal, aku yakin bisa memberikan rentetan gelar lagi bagi Sociedad,’’ tegas Matarrazzo, seperti yang dilansir di laman Mundo Deportivo. (ren/bas)
HASIL FINAL COPA DEL REY 2025—2026
Atletico Madrid vs Real Sociedad 2-2 (Sociedad menang adu penalti 4-3)
(Lookman 18’, Alvarez 83’/Barrenetxea 1’, Oyarzabal 45+1’-pen)
Gol penalti: Gonzalez, Almada, Baena/Soler, Sucic, Munoz, Marin
Selalu Terjegal oleh ‘’Real’’
Atletico Madrid bukan sekali ini saja kalah adu penalti pada laga final. Entah di final piala domestik atau Eropa. Uniknya, dua klub yang menaklukkan Atletico dari adu penalti sama-sama “Real”. Yaitu Real Madrid dan Real Sociedad.
Final Copa del Rey 2025—2026
Vs Real Sociedad 2-2
Kalah adu penalti 3-4
Final Supercopa de Espana 2019—2020
Vs Real Madrid 0-0
Kalah adu penalti 1-4
Final Liga Champions 2015—2016
Vs Real Madrid 1-1
Kalah adu penalti 3-5
Final Copa del Rey 1986—1987
Vs Real Sociedad 2-2
Kalah adu penalti 2-4