← Beranda
Cremonese Imbang Lawan Torino, Marco Giampaolo Sesalkan Gol yang Dianulir
Aprillia JPSenin, 20 April 2026 | 05.13 WIB
Cremonese gagal amankan poin penuh di laga kandang saat lawan Torino. (@TorinoFC_1906/X).

 

JawaPos.com - Cremonese harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0 melawan Torino dalam laga yang berlangsung di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (19/4). Sejak babak pertama, Cremonese tampil cukup agresif dengan mengandalkan Federico Bonazzoli sebagai ujung tombak.

Beberapa percobaan dari luar kotak penalti yang dilepaskannya masih mampu diamankan kiper Torino, Alberto Paleari. Sementara itu, Torino juga mencoba menekan lewat Gvidas Gineitis dan Che Adams, tetapi lini pertahanan tuan rumah yang solid mampu menggagalkan peluang itu.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Cremonese terus menekan dan mendapatkan beberapa peluang emas, termasuk sundulan Antonio Sanabria dan upaya Bonazzoli yang masih belum menemui sasaran.

Baca Juga: 5 Isu Sensitif yang Disinggung The Strokes di Coachella 2026: Dari Konspirasi CIA hingga Genosida di Gaza!

Dilansir dari ESPN, momen krusial terjadi pada menit ke-61 ketika Federico Baschirotto sempat mencetak gol untuk Cremonese. Namun, setelah tinjauan VAR, gol itu dianulir karena dianggap terdapat pelanggaran dalam prosesnya. Keputusan itu membuat skor tetap bertahan 0-0.

Torino kemudian merespons dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Tino Anjorin dan Cristiano Biraghi untuk menambah daya serang. Peluang terbaik Torino datang melalui Sandro Kulenovic di menit akhir, tetapi tembakannya berhasil digagalkan oleh Emil Audero.

Di sisi lain, Cremonese juga hampir mencetak gol melalui David Okereke dan Bonazzoli di masa injury time, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang itu terbuang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0.

Baca Juga: Tampan dan Pemberani! The Strokes Jadi Sorotan Dunia Usai Tampilkan Video Dukungan untuk Palestina di Coachella 2026

Pelatih Cremonese Marco Giampaolo memberikan tanggapannya dalam konferensi pers usai laga. Giampaolo menyoroti beberapa momen penting, termasuk gol yang dianulir hingga persiapan menghadapi Napoli. Terkait gol yang dianulir untuk Baschirotto, Giampaolo menilai keputusan itu masih bisa diperdebatkan, tetapi sang pelatih memilih untuk tidak larut dalam polemik.

“Saya sudah melihat ulang tayangannya dan menurut saya itu seperti ‘autopsi’ terhadap sebuah situasi permainan. Saya rasa Baschirotto lebih dulu mencapai bola, tetapi membahas hal itu sekarang tidak memberi manfaat apa pun. Pertandingan berakhir imbang dan meski insiden ini akan terus diperdebatkan, saya harus melihat ke depan,” ujar Giampaolo dikutip dari situs resmi Cremonese.

Dalam laga berikutnya melawan Napoli, Giampaolo menegaskan pentingnya sikap tim dalam menghadapi lawan besar. “Kami berada di fase musim di mana kami tidak boleh terlalu memikirkan siapa lawan yang dihadapi, meski tetap menghargai kualitas mereka. Itu tidak berarti kami sudah kalah sebelum bertanding. Dalam sepak bola, apa pun bisa terjadi. Yang terpenting adalah memiliki sikap yang tepat dan keyakinan untuk meraih hasil positif. Hari ini kami sudah tampil cukup baik, mungkin maksimal, tetapi itu belum cukup,” kata Giampaolo.

Giampaolo juga mengakui adanya tekanan mental yang dirasakan timnya, terutama di awal pertandingan. “Kemarin saya berbicara dengan tim dan mengatakan bahwa mereka tidak menyia-nyiakan satu pun sesi latihan sejak saya datang. Saya tidak bisa mengeluhkan profesionalisme dan komitmen mereka. Namun, saya merasakan sedikit kekhawatiran, dan itu hal yang wajar bagi tim dengan target seperti kami. Perasaan itu juga terlihat di awal laga dan karena itulah saya sempat marah saat jeda,” kata Giampaolo.

Terkait minimnya percobaan tembakan, Giampaolo menyebut hal itu sebagai bagian dari keputusan individu pemain di lapangan. “Ada situasi di mana Bondo bisa menembak, sedangkan Bonazzoli justru memilih menembak di momen yang seharusnya tidak. Itu adalah pilihan yang dibuat oleh para pemain,” Giampaolo.

Untuk laga selanjutnya, Giampaolo memastikan ada tambahan kekuatan dalam skuadnya. “Kami akan mendapatkan kembali Maleh setelah menjalani sanksi larangan bermain, tetapi Vardy sepertinya belum bisa kembali,” tutup Giampaolo.

EDITOR: Banu Adikara