← Beranda
Frank Lampard Menangis, Coventry City Akhiri Puasa 25 Tahun dan Promosi ke Premier League
Andre Rizal HanafiMinggu, 19 April 2026 | 02.37 WIB
Pelatih Conventry City Frank Lampard. (Bradley Collyer/PA Wire)

 

JawaPos.com–Euforia dan haru menyelimuti perjalanan Coventry City setelah memastikan diri promosi ke Premier League. Hasil imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers menjadi penentu kembalinya mereka ke kasta tertinggi sepak bola Inggris setelah penantian panjang selama 25 tahun.

Sosok yang paling disorot dalam keberhasilan Contery City ini tentu saja Frank Lampard. Pelatih berusia 47 tahun itu terlihat emosional usai pertandingan.

Dalam wawancara pasca laga, Frank Lampard beberapa kali tampak menahan air mata saat membicarakan pencapaian timnya. Menurut dia, momen ini terasa sangat spesial karena perjalanan Coventry City tidak mudah.

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Makin Meriah, Coldplay Dipastikan Tampil di Halftime Show

Dia mengakui tekanan besar yang dirasakan Conetry City dalam beberapa pekan terakhir, terutama saat peluang promosi sudah semakin dekat.

”Pertandingan seperti ini selalu penuh tekanan. Kami tahu kami hampir sampai, tapi memastikan hasilnya tetap tidak mudah,” ujar Frank Lampard dikutip dari thesun.uk.co.

Gol penyeimbang yang dicetak Bobby Thomas di menit akhir menjadi titik balik penting. Sundulan bek tersebut tak hanya menyelamatkan hasil pertandingan, tetapi juga memastikan Coventry mengunci tiket promosi lebih cepat.

Baca Juga: Prediksi Skor Juventus vs Bologna: Laga Krusial Penentu Nasib di Papan Atas Serie A

Bagi Lampard, keberhasilan ini bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang perjalanan panjang klub. Dia menyinggung bagaimana Coventry sempat mengalami masa sulit, termasuk kegagalan di final play off beberapa tahun lalu.

”Klub ini sudah melalui banyak hal. Para suporter juga sangat setia. Ini momen yang layak mereka dapatkan,” tambah Lampard.

Lampard juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada pelatih sebelumnya, Mark Robins, yang dinilai berperan besar dalam membangun fondasi tim. Lampard baru menangani Coventry dalam kurun waktu sekitar 15 bulan, namun mampu membawa perubahan signifikan.

Menariknya, Coventry bukan termasuk tim yang diunggulkan sejak awal musim. Tanpa dukungan finansial besar seperti beberapa klub lain, mereka justru tampil konsisten dan mampu mengamankan promosi otomatis sebelum musim berakhir.

Meski tiket ke Premier League sudah di tangan, ambisi Coventry belum berhenti. Mereka kini mengincar posisi puncak klasemen Championship untuk menutup musim dengan gelar juara.

Lampard pun memberikan sedikit kebebasan kepada para pemainnya untuk merayakan keberhasilan ini. Dia menyebut skuadnya layak menikmati momen tersebut setelah kerja keras sepanjang musim.

Baca Juga: Chelsea vs Manchester United: Duel Panas Penentu Nasib di Zona Liga Champions

Di sisi lain, Bobby Thomas yang menjadi pahlawan di laga ini juga mengaku masih sulit percaya dengan apa yang terjadi. Dia menyebut musim ini sebagai perjalanan panjang yang akhirnya berbuah manis.

”Ini luar biasa. Kami sudah bekerja keras sejak awal dan akhirnya mendapatkan hasilnya,” ujar Thomas.

Dengan tiga laga tersisa, Coventry masih punya peluang besar untuk mengukuhkan diri sebagai juara. Namun satu hal yang pasti, promosi ini sudah menjadi pencapaian besar yang akan selalu dikenang klub dan para pendukungnya.

Baca Juga: Nasib di Ujung Tanduk, Ini Syarat Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Semifinal AFF 2026

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah