JawaPos.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dipastikan akan dipenuhi ribuan suporter, Sabtu (18/4) malam. Euforia pecinta sepak bola tumpah ruah untuk menyaksikan laga hiburan internasional bertajuk Clash of Legends yang mempertemukan Barcelona Legends melawan DRX World Legends.
Demi menjaga kondusivitas pertandingan, Polres Metro Jakarta Pusat telah menyiagakan ribuan personel gabungan. Fokus utama pengamanan kali ini bukan hanya pada aspek sterilisasi, melainkan juga pelayanan optimal bagi para penonton yang hadir.
Sebanyak 1.647 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI, dan unsur terkait lainnya telah disebar di berbagai titik strategis. Mereka berjaga mulai dari akses masuk stadion, area tribun, hingga kawasan sekitar Senayan untuk memastikan alur penonton tetap lancar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E.P. Hutagalung menegaskan, persiapan ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengunjung.
"Sebanyak 1.647 personel kami kerahkan untuk mengamankan pertandingan di GBK. Kami ingin memastikan para penonton bisa menikmati laga dengan rasa aman dan nyaman," kata Reynold, Sabtu (18/4).
Berbeda dengan pengamanan laga kompetitif biasa, aparat di lapangan kali ini diinstruksikan untuk memprioritaskan keramahan. Tujuannya adalah menciptakan atmosfer yang lebih hangat bagi penikmat hiburan sepak bola.
Reynold menginstruksikan anak buahnya agar hadir sebagai pelayan masyarakat di tengah kerumunan massa.
"Kami tekankan kepada anggota untuk bersikap ramah dan humanis. Layani masyarakat dengan baik, karena ini adalah kegiatan hiburan yang harus dinikmati bersama," katanya.
Imbauan untuk Suporter dan Rekayasa Lalu Lintas
Bagi para suporter yang hadir, polisi mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas dan mematuhi aturan. Barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, hingga minuman beralkohol dilarang keras masuk ke area stadion.
"Kami percaya para suporter datang dengan semangat sportivitas. Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar semua bisa menikmati pertandingan dengan nyaman," tambahnya.
Sementara itu, untuk mengurai kepadatan di sekitar kawasan Senayan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di area stadion diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
Meski pendekatan yang digunakan persuasif, Reynold memastikan pihaknya tetap tidak akan menoleransi tindakan yang melanggar aturan.
"Pengamanan ini mengedepankan humanis, tapi tetap tegas terhadap pelanggaran. Tujuan kami satu, menciptakan suasana yang aman, tertib, dan menyenangkan bagi semua," imbuhnya.