← Beranda
Como Kena Comeback Inter Milan! Cesc Fabregas Tetap Bangga Meski Kalah 3-4
Aprillia JPSelasa, 14 April 2026 | 00.24 WIB
Como gagal amankan kemenangan kandang saat menjamu Inter Milan. (@Como_1907/X)

 

JawaPos.com–Inter Milan menang dramatis dengan skor 4-3 saat bertandang ke markas Como dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4). Laga berlangsung sengit dengan total tujuh gol tercipta.

Como tampil ganas sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui gol Alex Valle. Tekanan Como pun berlanjut hingga akhir babak pertama. Pada menit ke-45, Como menggandakan keunggulan lewat Nico Paz yang mencetak gol dengan serangan balik cepat.

Namun, Inter Milan mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Marcus Thuram yang menyelesaikan umpan silang Nicolo Barella. Skor 2-1 untuk Como bertahan hingga jeda.

Baca Juga: Ambisi Legenda Persebaya Surabaya! Kurniawan Dwi Yulianto Bidik Gelar Juara ASEAN U-17 Championship 2026 Bersama Timnas Indonesia

Memasuki babak kedua, Inter Milan langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya pada menit ke-49 Thuram kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan dari luar kotak penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Inter kemudian berbalik unggul pada menit ke-58. Denzel Dumfries mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Hakan Çalhanoglu dari situasi bola mati. Dumfries kembali mencatatkan brace pada menit ke-72 melalui penyelesaian di dalam kotak penalti dan membuat Inter unggul 4-2.

Meski tertinggal dua gol, Como tidak menyerah dengan terus menekan pertahanan Inter dan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-89 setelah Nico Paz dijatuhkan di area terlarang. Dilansir dari ESPN, Lucas da Cunha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil skor menjadi 3-4.

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di ASEAN U-17 Championship 2026! Jadwal dan Siaran Langsung

Di sisa waktu pertandingan, Como hampir menyamakan kedudukan. Peluang emas datang pada masa tambahan waktu, termasuk sundulan Marc Oliver Kempf dan tembakan Jacobo Ramon tetapi belum berhasil membobol gawang Inter. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 upun tetap tidak berubah.

Hasil itu membawa Inter tetap kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin dan menjadi kemenangan keduanya dalam lima pertandingan terakhir, setelah mendapat hasil kurang memuaskan di beberapa laga. Sementara itu, Como yang mengalami kekalahan pertama dalam lima pertandingan terakhir harus puas meski tampil impresif dan memberi perlawanan sengit sepanjang laga.

Usai pertandingan, Cesc Fabregas tetap puas meski anak asuhnya kalah. Fabregas juga menilai bahwa Inter Milan merupakan tim yang sangat kuat, Como bahkan telah kebobolan 26 gol musim ini dengan delapan di antaranya terjadi saat menghadapi Inter.

”Inter adalah tim yang sangat kuat dalam situasi umpan silang, permainan di dalam kotak penalti, serta dalam membangun serangan dan melepaskan tembakan dari luar kotak. Mereka mencetak empat gol dengan cara seperti itu dan bukan hanya saat melawan kami. Di Serie A, mereka sudah mencetak hampir 20 gol dari skema permainan terbuka,” kata Fabregas dalam siaran pers usai laga.

”Kami sudah kebobolan 26 gol musim ini dan delapan di antaranya berasal dari Inter, meskipun tiga atau empat gol bukan dari permainan terbuka. Kami menghadapi tim yang luar biasa, tetapi menurut saya kami juga bermain sangat baik. Saya sangat, sangat bangga dengan tim ini. Ini adalah perkembangan yang signifikan. Dua tahun lalu, bermain dalam laga persahabatan melawan Inter saja sudah menjadi mimpi bagi kami dan sekarang kami bisa bersaing dengan mereka,” tambah Fabregas.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah