JawaPos.com–Real Madrid kembali kehilangan poin penting setelah ditahan imbang 1-1 oleh Girona di Santiago Bernabeu. Namun, alih-alih hanya soal hasil, perhatian justru tertuju pada satu momen kontroversial yang memicu kemarahan pelatih Alvaro Arbeloa.
Insiden tersebut terjadi di menit ke-87, saat Kylian Mbappe tampak menerima benturan di dalam kotak penalti. Banyak yang menilai itu sebagai pelanggaran jelas, tapi wasit Javier Alberola tetap bergeming. VAR pun tidak memberikan intervensi.
Melansir ESPN, bagi Arbeloa, keputusan itu sulit diterima.
Baca Juga: Performa Menurun, Endrick Dapat Kritik dari Pelatih Lyon
”Bagi saya itu penalti dari sini sampai ke bulan. Saya tidak mengerti, dan saya rasa tidak ada yang mengerti... Anda tahu pendapat saya (tentang wasit), dan fakta-fakta mendukungnya,” tegas Alvaro Arbeloa dalam konferensi pers.
Kontroversi yang Berulang
Arbeloa merasa kejadian ini bukan yang pertama. Dia menilai timnya berulang kali dirugikan keputusan wasit dalam beberapa pertandingan terakhir.
”Ini adalah tindakan yang sangat jelas bagi saya. Sudah banyak kejadian seperti ini bagi kami, dengan wasit seperti ini, dan juga pekan lalu di Mallorca. Sama seperti biasanya,” tutur Alvaro Arbeloa.
Baca Juga: Sejarah Baru Bundesliga! Marie-Louise Eta Jadi Perempuan Pertama Latih Tim Putra Union Berlin
Pernyataan ini menunjukkan bahwa frustrasi di kubu Madrid sudah menumpuk, bukan sekadar reaksi emosional sesaat.
Hasil imbang ini membuat Real Madrid kini tertinggal enam poin dari Barcelona, yang bahkan masih punya satu pertandingan di tangan. Jika selisih melebar, peluang juara jelas semakin menipis.
Ditambah lagi, ini menjadi laga ketiga tanpa kemenangan bagi Real Madrid bulan ini, sebuah tren yang jelas mengkhawatirkan di fase krusial musim. Meski begitu, Arbeloa tetap menekankan pentingnya tanggung jawab tim secara keseluruhan.
”Untuk menang, kita harus memberikan 200 persen. Kita tidak bisa menang dengan 90 persen, atau setidaknya tidak selalu,” tandas Alvaro Arbeloa.
”Jika Anda ingin lebih aman melawan tim yang lebih lemah, Anda harus memberikan 200%, jika tidak, kecelakaan seperti ini bisa terjadi,” imbuh dia.
Tetap Percaya pada Para Bintang
Di tengah kritik dan tekanan, Arbeloa menolak menyalahkan lini depan. Dia justru menunjukkan kepercayaan penuh kepada para pemain kunci seperti Mbappe dan Vinicius Junior.
Baca Juga: Benarkah Real Madrid Lebih Baik Tanpa Kylian Mbappe?
”Saya tidak bisa mengkhawatirkan pemain dengan statistik seperti (Mbappe dan Vini). Mereka adalah dua dari empat atau lima pemain terbaik di dunia,” terang Alvaro Arbeloa.
Dia juga memberi sinyal positif soal Jude Bellingham yang baru kembali dari cedera.
”Bellingham terlihat bagus, lincah, dan percaya diri. Wajar jika dia lelah setelah absen begitu lama. Ini adalah pertandingan pertama yang dia mulai sebagai starter. Tapi ini bagus baginya untuk menemukan ritmenya,” terang Alvaro Arbeloa.
Baca Juga: Tiga Pemain Real Madrid yang Tampil Buruk Saat Ditahan Imbang Girona
Dengan situasi yang semakin rumit di liga, fokus Madrid kini juga tertuju ke Liga Champions. Mereka akan bertandang ke Munich untuk menghadapi Bayern di leg kedua perempat final.
”Sampai (gelar) itu hilang, kami akan terus berjuang,” ungkap Alvaro Arbeloa.
Kalimat itu mungkin sederhana, tapi cukup menggambarkan situasi Real Madrid saat ini: tertekan, frustrasi, tapi belum menyerah.
Baca Juga: Rute Mangkunegaran Run Tersertifikasi Dunia, Adeging Mangkunegaran, Diikuti Lebih dari 7 Ribu Pelari