JawaPos.com - Upaya Real Madrid untuk terus menekan Barcelona dalam perburuan gelar kembali tersandung. Hasil imbang 1-1 melawan Girona pada Jumat malam jadi pukulan telak.
Seperti déjà vu, pertandingan ini lagi-lagi diwarnai keputusan wasit yang memicu perdebatan. Insiden paling panas terjadi saat Kylian Mbappé dijatuhkan di kotak penalti, namun tidak ada hadiah penalti yang diberikan. Momen itu langsung jadi bahan bakar bagi Real Madrid TV untuk melontarkan kritik keras.
Melansir Barca Blaugranes, dalam tayangan pascalaga, mereka tidak hanya menyoroti performa tim sendiri, tapi juga secara terang-terangan menyindir perangkat pertandingan dan rival utama mereka.
Baca Juga: Merasa Dicurangi, Real Madrid Putus Hubungan dengan Federasi Sepak Bola Spanyol
“Madrid bermain buruk tetapi juga menanggung konsekuensi dari keputusan wasit yang memalukan,” demikian penilaian yang disampaikan.
Nada kritik kemudian meningkat tajam saat mereka membahas insiden penalti tersebut.
“Kami beruntung memiliki banyak tayangan ulang, dan di setiap tayangan ulang Anda dapat melihat bahwa pelanggaran itu jelas merupakan penalti. Bahkan penalti ganda, karena Victor Reis juga menjegalnya dengan kakinya.”
Baca Juga: Unggul 9 Poin, Hansi Flick Enggan Akui Barcelona Sudah Juara La Liga
Dan yang paling mencuri perhatian tentu saja pernyataan penutup mereka:
“Inilah konsekuensi dari Negreira. Inilah Liga Negreira.”
Baca Juga: Unggul 9 Poin, Hansi Flick Enggan Akui Barcelona Sudah Juara La Liga
Frustrasi yang Terus Menumpuk
Komentar ini bukan yang pertama. Dalam beberapa waktu terakhir, Real Madrid TV memang cukup konsisten mengkritik kualitas perwasitan di La Liga.
Namun, penggunaan istilah “Liga Negreira” jelas membawa tensi ke level yang lebih tinggi, karena menyentuh isu sensitif yang sudah lama menghantui sepak bola Spanyol.
Di sisi lain, hasil imbang ini membuat posisi Madrid semakin sulit. Mereka kini tertinggal enam poin dari Barcelona di klasemen. Jika rival mereka mampu mengamankan kemenangan di laga berikutnya, jarak itu bisa melebar menjadi sembilan poin, situasi yang jelas tidak ideal dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit.
Baca Juga: Tanggapi Protes Barcelona, Diego Simeone Sindir Real Madrid
Tekanan dari Segala Arah
Kombinasi antara performa yang inkonsisten dan rasa ketidakadilan dari keputusan wasit membuat tekanan terhadap Real Madrid semakin besar. Kritik dari kanal resmi klub seperti Real Madrid TV menunjukkan bahwa ini bukan sekadar kekecewaan sesaat, tapi sudah menjadi narasi yang terus dibangun.
Kini, fokus mereka bukan hanya soal memperbaiki permainan di lapangan, tapi juga bagaimana merespons situasi di luar lapangan yang dianggap merugikan.
Dengan musim yang memasuki fase krusial, satu hal yang pasti: drama di La Liga belum akan selesai dalam waktu dekat.