JawaPos.com - Drama di luar lapangan kembali memanaskan persaingan elite Spanyol. Setelah Barcelona melayangkan protes resmi terkait keputusan wasit di Liga Champions, Diego Simeone justru merespons dengan tenang, tapi penuh sindiran.
Alih-alih ikut larut dalam kontroversi, pelatih Atletico Madrid itu memilih 'lempar bola' ke arah lain. Dan ya, Real Madrid ikut kena sentil.
Melansir Sports Illustrated, menanggapi keluhan Barcelona soal kepemimpinan wasit di leg pertama perempat final Liga Champions, Simeone tidak terlihat terganggu sedikit pun.
Baca Juga: Atletico Madrid Tersungkur di Kandang Sevilla, Diego Simeone Akui Lawan Lebih Efektif
“Saya sangat menghormati,” kata Simeone. “Kami tinggal di Madrid, jadi kami sudah terbiasa dengan situasi seperti ini, jika Anda mengerti maksud saya. Sangat mudah dipahami. Jadi ini sama sekali tidak memengaruhi kami.”
Kalimatnya terdengar sederhana, tapi maknanya cukup dalam. Ada sindiran halus yang mengarah ke dinamika sepak bola di ibu kota Spanyol, termasuk hubungan panas antara Real Madrid dan perangkat pertandingan musim ini.
Barcelona Naik Banding ke UEFA
Di sisi lain, Barcelona jelas tidak tinggal diam. Klub Catalan itu secara resmi mengajukan pengaduan ke UEFA, menyoroti keputusan wasit yang dianggap merugikan mereka dalam kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid.
Baca Juga: Thierry Henry Sebut Kartu Merah Cubarsi Terlalu Keras, Barcelona Kalah 2-0 dari Atletico Madrid
Fokus utama protes mereka adalah satu insiden di menit ke-54 yang dinilai layak menghasilkan penalti, namun diabaikan begitu saja, bahkan tanpa intervensi VAR.
“(Barcelona) menganggap bahwa wasit tidak mematuhi peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya,” demikian bunyi pernyataan klub.
“Barcelona memahami bahwa keputusan ini, bersama dengan kurangnya intervensi serius dari VAR, merupakan kesalahan besar. Oleh karena itu, klub telah meminta agar penyelidikan dibuka, akses ke komunikasi wasit, dan jika perlu, pengakuan resmi atas kesalahan tersebut dan penerapan langkah-langkah yang relevan.”
Tak berhenti di situ, mereka juga menyinggung adanya “standar ganda” dalam beberapa edisi Liga Champions terakhir.
Atletico Juga Pernah Protes
Menariknya, Atletico Madrid sendiri bukan tim yang 'bersih' dari urusan protes wasit.
Dalam beberapa pekan terakhir, mereka juga sempat melontarkan kritik terbuka terkait keputusan yang dianggap menguntungkan Barcelona dan Real Madrid di kompetisi domestik.
Baca Juga: Emmanuel Petit Sebut Barcelona Tidak Belajar dari Masa Lalu Setelah Dikalahkan Atletico Madrid
Ketika diingatkan soal hal ini, Simeone tidak mengelak.
“Tentu saja, itu legal, selalu.”
Jawaban singkat, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa dalam sepak bola modern, protes terhadap wasit sudah jadi bagian dari permainan.
Perang Psikologis Jelang Leg Kedua
Dengan tensi yang terus meningkat, pertemuan leg kedua di markas Atlético dipastikan tidak hanya soal taktik, tapi juga mentalitas.
Barcelona datang dengan misi comeback setelah tertinggal agregat 0-2. Sementara Atletico Madrid hanya perlu menjaga keunggulan untuk melangkah ke semifinal.
Di tengah situasi ini, komentar Simeone bisa dilihat sebagai bagian dari perang psikologis, berusaha menjaga fokus timnya sekaligus memberi tekanan balik ke lawan.