← Beranda
Diego Simeone Buka Suara, Tanggapi Protes Barcelona Terkait Kontroversi VAR saat Hadapi Atletico Madrid
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 11 April 2026 | 03.43 WIB
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (Dok. Atletico Madrid)

JawaPos.com - Diego Simeone merasa kemenangan 2-0 Atletico Madrid atas Barcelona di Camp Nou menjadi salah satu hasil paling penting dalam perjalanannya bersama Los Colchoneros.

Bukan hanya karena kemenangan itu membawa Atletico selangkah lebih dekat ke semifinal Liga Champions, tetapi juga karena mereka akhirnya berhasil menang di Camp Nou, sesuatu yang sebelumnya belum pernah terjadi di era Simeone.

Melansir Diario AS, Simeone mengungkapkan rasa bangganya terhadap hasil tersebut.

“Kami belum pernah menang di sini sebelumnya. Sangat sulit melawan tim yang memainkan sepak bola yang bisa dibilang terbaik di Eropa bersama PSG dan Bayern.”

“Berkat kerja sama tim yang baik, kami mampu membuat perbedaan di momen-momen krusial pertandingan.”

Simeone juga menilai keunggulan dua gol memberi timnya rasa percaya diri yang besar, meski ia mengakui Atletico sempat kesulitan mempertahankan momentum.

“Unggul 2-0 memberi kami lebih banyak kepercayaan diri, dan sayang sekali kami tidak bisa mempertahankan keunggulan itu lebih lama lagi.”

Menariknya, Atletico sebenarnya tidak terlalu dominan secara statistik. Bahkan saat Barcelona bermain dengan 10 orang, tim tamu hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran.

Namun bagi Simeone, sepak bola tidak selalu soal jumlah peluang atau penguasaan bola.

“Saya bisa menceritakan seribu kisah tentang pertandingan di mana kami melakukan 30 tembakan tetapi tidak mencetak gol.”

“Sepak bola itu luar biasa karena penyelesaian akhir yang klinis adalah kuncinya. Malam ini kami sangat klinis, sedangkan di malam-malam lain kami tidak.”

Di sisi lain, pertandingan ini juga diwarnai kontroversi soal VAR. Barcelona merasa mereka seharusnya mendapat penalti setelah Marc Pubill dianggap menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti.

Insiden itu membuat kubu Blaugrana frustrasi, bahkan muncul kabar bahwa mereka mempertimbangkan langkah resmi untuk memprotes keputusan tersebut.

Saat diminta memberikan tanggapan, Simeone memilih memberikan jawaban yang cukup tenang.

“Ada logika di sini. Jika Marc menerima umpan yang dianggap sebagai awal pergerakan, wasit melihatnya dengan cara yang sama seperti Marc.”

Komentar tersebut memperlihatkan bahwa Simeone memahami mengapa wasit tidak menganggap insiden itu layak dihukum penalti.

Pada akhirnya, seperti yang sering terjadi dalam laga besar Liga Champions, perdebatan soal wasit dan VAR memang sulit dihindari. Tetapi bagi Atletico, yang paling penting adalah mereka pulang dengan kemenangan besar dan modal yang sangat berharga untuk leg kedua.

EDITOR: Hendra