JawaPos.com - Persaingan papan atas Serie A musim 2025/2026 semakin memanas jelang pekan ke-32. Salah satu laga yang paling dinanti adalah pertemuan antara Atalanta kontra Juventus yang akan digelar Minggu, 12 April 2026 dini hari WIB.
Kedua tim sama-sama mengincar tiket ke Liga Champions, sehingga duel ini dipastikan berjalan ketat.
Bermain di kandang sendiri, Atalanta membawa modal positif. Tim asuhan Raffaele Palladino tampil cukup konsisten sepanjang tahun 2026.
Baca Juga: TCL Bermitra dengan INFORMA Rilis TV A400 Pro NXT Vision di Indonesia, Usung Teknologi QD-Mini LED
Mereka hanya sekali menelan kekalahan di liga sejak pergantian tahun, sebuah catatan yang membuat mereka tetap bersaing di papan atas.
Kemenangan telak 3-0 atas Lecce pada laga sebelumnya menjadi bukti bahwa performa Atalanta sedang menanjak.
Selain solid di lini belakang, mereka juga menunjukkan ketajaman di lini depan. Kombinasi pemain muda dan pengalaman membuat permainan La Dea terlihat lebih matang.
Baca Juga: Gaya Nyentrik Ramon Tanque di Persib: Selebrasi Goku hingga Sepatu Beda Warna
Di sisi lain, Juventus datang dengan kepercayaan diri yang mulai pulih. Tim besutan Luciano Spalletti baru saja meraih kemenangan atas Genoa, yang memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi enam pertandingan di Serie A. Meski demikian, performa mereka belum sepenuhnya stabil.
Sebelum kemenangan tersebut, Juventus hanya mampu meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan.
Hal ini menjadi catatan penting, terutama ketika mereka harus bermain tandang menghadapi tim sekuat Atalanta.
Saat ini, Juventus berada di posisi kelima klasemen sementara. Mereka hanya terpaut satu poin dari peringkat empat, sehingga kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Namun, Bianconeri harus menghadapi beberapa kendala. Absennya Dusan Vlahovic di lini depan membuat daya gedor mereka sedikit berkurang.
Situasi ini membuka peluang bagi pemain muda seperti Kenan Yildiz atau Jonathan David untuk unjuk gigi sebagai ujung tombak.
Baca Juga: Laga Penentuan! Barito Putera vs PSS Sleman Berebut Tiket Promosi ke Super League
Selain itu, Juventus juga kehilangan Weston McKennie yang menjalani skorsing. Sementara Mattia Perin harus menepi karena cedera. Posisi penjaga gawang kemungkinan besar akan kembali dipercayakan kepada Michele Di Gregorio yang tampil cukup solid dalam laga terakhir.
Dari kubu tuan rumah, Atalanta mendapat kabar baik dengan kembalinya Gianluca Scamacca ke sesi latihan. Kehadirannya memberikan tambahan opsi di lini depan, bersaing dengan Nikola Krstovic sebagai striker utama.
Tak hanya itu, kreativitas di lini serang Atalanta juga akan bertumpu pada Giacomo Raspadori yang berperan sebagai penghubung antar lini.
Baca Juga: Sudah Adaptasi di Bogor, PSMS Medan Siap Curi Poin dari Garudayaksa FC
Dukungan dari pemain seperti Charles De Ketelaere membuat variasi serangan Atalanta semakin berbahaya.
Meski Atalanta tampil lebih konsisten, sejarah pertemuan kedua tim menunjukkan cerita berbeda. Juventus dikenal sebagai lawan yang sulit dikalahkan. Dalam delapan pertemuan terakhir di Serie A, enam di antaranya berakhir imbang.
Bahkan ketika bermain di Bergamo, Atalanta hanya mampu meraih satu kemenangan dalam 20 pertemuan terakhir melawan Juventus. Statistik ini menjadi tantangan tersendiri bagi tuan rumah yang ingin memutus tren negatif tersebut.
Melihat kondisi kedua tim, laga ini diprediksi akan berlangsung dengan tempo tinggi. Atalanta kemungkinan akan tampil lebih agresif sejak awal, memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Sementara Juventus cenderung bermain lebih sabar dan mengandalkan pengalaman dalam menghadapi tekanan.
Kunci pertandingan bisa terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Atalanta yang sedang produktif punya peluang lebih besar mencetak gol lebih dulu. Namun Juventus tetap berbahaya lewat serangan balik cepat.
Dengan kualitas yang relatif seimbang dan tekanan besar dari kedua tim, hasil imbang tampaknya menjadi skenario yang cukup realistis.
Baca Juga: Resep Rahasia Taufiq Masih Jadi Andalan Persekat Tegal di Usia 40 Tahun
Juventus cukup solid untuk menahan tuan rumah, sementara Atalanta punya cukup kualitas untuk menghindari kekalahan.
Prediksi skor akhir: Atalanta 1-1 Juventus.