← Beranda
Ruang Ganti Liverpool Bersatu, Para Pemain Beri Salam Perpisahan untuk Mohamed Salah
M Shofyan Dwi Kurniawan• Kamis, 26 Maret 2026 | 12.55 WIB
Para pemain Liverpool beri penghormatan emosional kepada Mohamed Salah. (ig @mosalah)

 

JawaPos.com–Keputusan Mohamed Salah untuk meninggalkan Liverpool di akhir musim langsung menggema hingga ke dalam ruang ganti. Bukan sekadar kabar transfer biasa, ini adalah perpisahan dengan sosok yang sudah jadi bagian penting dalam sejarah klub.

Para pemain Liverpool pun tak tinggal diam. Dari pesan singkat hingga tribute penuh emosi, satu per satu rekan setimnya memberikan penghormatan kepada sang penyerang asal Mesir Mohamed Salah.

Andy Robertson: Yang Terhebat, Tak Tertandingi

Melansir ESPN, Andy Robertson menjadi salah satu suara paling lantang dalam memberikan penghormatan. Bek Liverpool asal Skotlandia itu, yang sudah berbagi ruang ganti dengan Mohamed Salah sejak 2017, menuliskan pesan panjang yang penuh rasa hormat.

Baca Juga: Misteri Masa Depan Mohamed Salah: Apakah Menuju Saudi?

”Mohamed, terima kasih. Sembilan tahun terbaik dalam hidup kami dengan kenangan luar biasa di dalam dan di luar lapangan. Menyaksikanmu menjadi yang terbaik dalam bidangmu dan menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Liverpool adalah suatu kebahagiaan untuk disaksikan dan menjadi bagian darinya,” kata Andy Robertson.

”Mentalitasmu tiada duanya dan banyak orang bisa mencontohmu. Kamu telah mendorong dirimu sendiri setiap hari dan selalu menuntut lebih banyak dari dirimu sendiri dan orang lain. Suatu kehormatan bisa berbagi lapangan denganmu begitu lama, tetapi lebih dari itu, bisa menyebutmu sebagai teman,” lanjut dia.

”Anda pantas mendapatkan perpisahan yang mencerminkan status Anda di LFC—yang terhebat. Tak tertandingi,” imbuh Andy Robertson.

Baca Juga: Catatan Fantastis Gol dan Asis Mohamed Salah di Liverpool: Raja Merseyside!

Legenda dari Rekan Setim

Tak hanya Robertson, pemain lain juga ikut menyampaikan rasa hormat mereka, meski dengan cara yang lebih sederhana. Trent Alexander-Arnold menyebut Salah sebagai legenda dalam unggahannya.

”Perjalanan yang luar biasa, saudaraku,” tulis Trent Alexander-Arnold.

Sementara itu, Ryan Gravenberch juga memberikan penghormatan singkat dengan menyebut Salah sebagai legenda, satu kata yang rasanya sudah cukup mewakili segalanya.

Warisan yang Tak Terbantahkan

Memang sulit untuk membantah status Salah di Liverpool. Dengan 255 gol dari 435 penampilan, dia kini duduk di posisi ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub.

Lebih dari itu, kontribusi dalam meraih berbagai trofi besar membuatnya jadi bagian tak terpisahkan dari era sukses The Reds. Dari Liga Inggris hingga Liga Champions, hampir semua panggung besar sudah dia taklukkan bersama klub.

Dalam pernyataan resminya, Liverpool pun menegaskan hal tersebut dengan menyebut bahwa Salah telah dengan mantap memantapkan dirinya sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah Liverpool, membantu klub meraih dua gelar Liga Premier, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub FIFA, Piala Super UEFA, Piala FA, dan dua Piala Liga, serta satu Piala Komunitas FA.

Baca Juga: Tanggapan Willem II Setelah Top Oss Ragukan Kelayakan Bermain Pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On

Yang menarik dari semua pesan ini adalah satu benang merah. Salah bukan hanya dihormati sebagai pemain, tapi juga sebagai pribadi.

Dari kata teman yang digunakan Robertson hingga sapaan saudaraku dari Trent, terlihat jelas bahwa hubungan di ruang ganti Liverpool lebih dari sekadar profesional. Dan mungkin, itulah yang membuat perpisahan ini terasa lebih berat.

Dengan musim yang masih berjalan, Liverpool dan Salah masih punya waktu untuk menutup cerita ini dengan cara terbaik. Tapi satu hal sudah pasti, rasa hormat dari rekan setimnya menunjukkan betapa besar pengaruh Salah selama ini.

Baca Juga: Layvin Kurzawa Incar Sapu Bersih Sisa Laga Persib

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah