JawaPos.com–Rumor kepindahan Bruno Guimaraes ke Manchester United semakin ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir. Gelandang Newcastle United itu dinilai sebagai salah satu kandidat paling masuk akal untuk memperkuat lini tengah Setan Merah, khususnya sebagai penerus peran Casemiro.
Jika melihat kebutuhan Manchester United saat ini, sosok seperti Bruno Guimaraes memang terasa relevan sebagai pengganti Casemiro. Dia dikenal sebagai gelandang serba bisa yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam membangun serangan.
Karakter seperti ini menjadi nilai tambah, mengingat lini tengah Manchester United sering kali kesulitan menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Dari sisi defensif, Bruno Guimaraes memiliki agresivitas yang mirip dengan Casemiro.
Baca Juga: Cerita Wesley Sneijder: Cara Unik Jose Mourinho Hukum Balotelli di Final Liga Champions 2010
Dia aktif dalam duel, berani melakukan tekel, dan tak segan melakukan pressing tinggi untuk merebut bola. Bedanya, Bruno Guimaraes menawarkan mobilitas yang lebih baik.
Dia mampu menjangkau area yang lebih luas di lapangan, sesuatu yang mulai berkurang dari permainan Casemiro dalam beberapa musim terakhir. Namun, kekuatan Guimarães tidak berhenti di situ. Dalam aspek distribusi bola, dia bahkan bisa dibilang lebih unggul.
Kemampuannya dalam melepaskan umpan progresif, terutama umpan-umpan yang memecah lini pertahanan lawan, menjadi salah satu senjata utamanya. Hal ini bisa membantu MU yang kerap kesulitan membangun serangan dari lini tengah.
Baca Juga: Kylian Mbappe Pastikan Pulih, Siap Tampil Maksimal untuk Real Madrid dan Piala Dunia!
Selain itu, kemampuan teknisnya juga patut diapresiasi. Guimaraes memiliki kontrol bola yang baik, first touch yang rapi, serta kemampuan menjaga bola di bawah tekanan.
Dia juga cukup lihai dalam menggiring bola untuk keluar dari pressing lawan, membuatnya menjadi opsi aman saat tim membutuhkan penguasaan bola.
Fleksibilitas menjadi kelebihan lain yang dimilikinya. Bruno Guimaraes bisa bermain sebagai gelandang bertahan (#6) maupun gelandang box-to-box (#8).
Meski begitu, peran terbaiknya tampaknya berada di posisi #8, dia memiliki kebebasan untuk naik membantu serangan sekaligus tetap terlibat dalam fase bertahan.
Meski demikian, ada beberapa catatan. Bruno Guimaraes tidak memiliki kekuatan duel udara sebaik Casemiro. Namun, kekurangan ini bisa ditutupi dengan gaya bermain yang agresif dan kemampuan melakukan pergerakan ke dalam kotak penalti sebagai box-crashing midfielder.
Faktor usia juga menjadi pertimbangan. Tahun ini, Guimaraes akan menginjak 29 tahun. Meski bukan usia muda, dia masih bisa memberikan performa optimal selama empat hingga lima tahun ke depan.
Baca Juga: Daftar 10 Pelatih Terburuk Inter Milan Sepanjang Sejarah, Banyak Nama Besar Gagal Total
Dengan segala atribut yang dimilikinya, Guimaraes tampak sebagai opsi yang cukup ideal untuk Manchester United. Kini, tinggal bagaimana keputusan klub dalam merespons peluang transfer ini.