JawaPos.com - Pertandingan antara Arsenal melawan Everton di Emirates Stadium pada Sabtu (14/3/2026) tak hanya menyisakan cerita soal hasil di lapangan. Laga yang berakhir dengan kemenangan Arsenal 2-0 itu juga diwarnai insiden kericuhan yang terjadi di tribun suporter tim tamu.
Pihak kepolisian London kini tengah melakukan penyelidikan setelah muncul laporan mengenai perkelahian di area pendukung Everton menjelang akhir pertandingan.
Insiden tersebut mencuat setelah penyerang Everton, Thierno Barry, mengungkapkan klaim bahwa sejumlah temannya menjadi korban serangan di dalam stadion.
Barry yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-69 membagikan cerita tersebut melalui unggahan di media sosial.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Fans The Reds! Alisson Becker Dipastikan Tetap Bersama Liverpool Hingga 2027
Dalam pernyataannya, pemain asal Prancis berusia 23 tahun itu mengaku kecewa karena teman-temannya yang datang untuk menikmati pertandingan justru mengalami situasi tidak menyenangkan.
Menurut Barry, beberapa orang yang datang bersamanya harus dikawal oleh petugas keamanan stadion dan polisi setelah insiden tersebut terjadi. Pengawalan dilakukan karena ada kekhawatiran akan muncul aksi balasan dari kelompok suporter lain di tribun.
Selain itu, Barry juga sempat mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang terlibat adu fisik di area tribun suporter tim tamu. Rekaman tersebut dengan cepat beredar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi bahwa petugas keamanan stadion bersama steward langsung merespons ketika keributan terjadi. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban luka serius dari kejadian tersebut.
Meski begitu, polisi memastikan proses penyelidikan tetap berjalan. Mereka juga bekerja sama dengan kedua klub untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam keributan tersebut.
Di sisi lain, Everton menyatakan bahwa mereka mengetahui adanya insiden tersebut dan akan meninjau situasi secara menyeluruh.
Klub asal Merseyside itu menegaskan bahwa tindakan kekerasan sama sekali tidak dapat dibenarkan dalam sepak bola.
Everton juga menilai kejadian tersebut tidak mencerminkan karakter mayoritas pendukung mereka yang selama ini dikenal setia memberikan dukungan positif baik saat tim bermain di kandang maupun tandang.
Sementara itu, hingga kini pihak Arsenal belum memberikan komentar resmi terkait kejadian yang berlangsung di area tribun tersebut.
Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan di stadion tetap menjadi perhatian penting dalam dunia sepak bola.
Klub, otoritas pertandingan, serta aparat keamanan diharapkan terus bekerja sama agar pertandingan dapat berlangsung aman dan nyaman bagi seluruh suporter.