← Beranda
Liverpool Siapkan Perombakan Skuad: Diomande, Bastoni, hingga Barcola Masuk Radar Transfer!
Sri Wahyuni• Rabu, 11 Maret 2026 | 20.43 WIB
Yan Diomande jadi target Liverpool di bursa transfer. (Liverpool.com)

 

JawaPos.com - Liverpool FC tengah bersiap menghadapi pekan krusial musim ini. Selain fokus menjalani babak gugur UEFA Champions League melawan Galatasaray dalam dua leg, The Reds juga terus memantau peluang finis di posisi terbaik Premier League demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Di tengah padatnya jadwal tersebut, pelatih Arne Slot masih berupaya menemukan konsistensi permainan timnya. Sepanjang musim ini, Liverpool kerap tampil naik turun kadang meraih kemenangan penting, tetapi tak jarang juga harus menelan kekalahan yang mengecewakan.

Padahal, klub sudah menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim panas lalu. Situasi ini menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan rumah untuk menyempurnakan komposisi skuad. Menjelang jendela transfer berikutnya, manajemen Liverpool mulai menyusun rencana perekrutan pemain demi meningkatkan kualitas tim.

Baca Juga: Prediksi Real Madrid vs Manchester City: Duel Panas di Bernabeu pada Leg Pertama 16 Besar Liga Champions

1. Diomande Jadi Target Serius

Salah satu nama yang mencuat dalam radar Liverpool adalah penyerang muda milik RB Leipzig, Yan Diomande. Penyerang berusia 19 tahun itu tampil impresif dalam beberapa musim terakhir dan kini disebut-sebut menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa.

Laporan menyebutkan bahwa Liverpool mempertimbangkan langkah cepat untuk merekrut pemain asal Pantai Gading tersebut pada musim panas mendatang, demi mendahului klub-klub pesaing. Menariknya, rencana transfer ini tidak bergantung pada masa depan Mohamed Salah di Anfield.

Musim ini, Diomande tampil produktif dengan mencetak 11 gol dan tujuh assist dari 27 pertandingan di semua kompetisi. Nilai pasarnya pun melonjak tajam, dengan Leipzig disebut membanderolnya sekitar 116,5 juta dolar AS.

Meski begitu, langkah ini dinilai memiliki risiko. Diomande masih sangat muda dan pengalaman di level tertinggi relatif terbatas. Liverpool harus mempertimbangkan apakah pemain tersebut mampu beradaptasi cepat dengan intensitas Premier League.

Baca Juga: Harvey Barnes Kesal Penalti Lamine Yamal Buyarkan Kemenangan Newcastle atas Barcelona

2. Bastoni Perkuat Opsi Pertahanan

Selain lini depan, Liverpool juga membidik penguatan di sektor pertahanan. Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, disebut sebagai salah satu target utama.

Situasi lini belakang Liverpool memang memunculkan sejumlah tanda tanya. Ibrahima Konaté berpotensi hengkang secara gratis jika kontraknya tidak diperpanjang, sementara Virgil van Dijk memasuki tahun terakhir kontraknya. Di sisi lain, bek muda Giovanni Leoni baru saja pulih dari cedera lutut serius.

Bastoni dinilai sebagai bek yang memiliki pengalaman tinggi di level elite meski baru berusia 26 tahun. Namun ada satu tantangan: sebagian besar kariernya dijalani dalam sistem tiga bek, yang berbeda dengan skema empat bek yang sering digunakan Liverpool.

Meski demikian, profil Bastoni dianggap cocok untuk membantu proses regenerasi lini pertahanan The Reds dalam beberapa musim ke depan. Inter Milan sendiri disebut baru akan mempertimbangkan tawaran di atas 108 juta dolar AS.

Baca Juga: Liverpool Kalah dari Galatasaray, Ryan Gravenberch: Kita Balas di Anfield! 

3. Barcola Masih Betah di PSG

Nama lain yang sempat dikaitkan dengan Liverpool adalah winger muda Paris Saint‑Germain, Bradley Barcola. Namun pemain asal Prancis tersebut menegaskan bahwa dirinya masih bahagia bermain di Paris.

Barcola mengaku saat ini fokus pada performa di lapangan, sementara pembicaraan kontrak baru sedang ditangani oleh agennya.

Dengan kontraknya yang masih tersisa dua tahun, Barcola kemungkinan akan menjadi target mahal jika Liverpool benar-benar ingin merekrutnya. Pernyataan sang pemain juga memberi sinyal bahwa peluang transfer dalam waktu dekat mungkin tidak terlalu besar.

Sejumlah nama yang muncul dalam radar transfer menunjukkan bahwa Liverpool tengah berusaha menurunkan rata-rata usia skuad sekaligus menambah kualitas di beberapa posisi penting. Jika langkah tersebut berhasil, The Reds berharap bisa kembali bersaing secara konsisten di papan atas Inggris dan Eropa pada musim-musim mendatang. 

EDITOR: Banu Adikara