← Beranda
Richarlison Bantah Klaim Mogok Main untuk Brasil di Piala Dunia 2026, Buntut Serangan AS dan Israel ke Iran
Yustinus Satyagraha Reformanda WindhuKamis, 5 Maret 2026 | 17.19 WIB
Richarlison bantah klaim yang mengatakan bahwa ia tidak akan bermain untuk tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026 (The Mirror)

 

JawaPos.com – Striker Tottenham Hotspur, Richarlison, membantah klaim yang mengatakan bahwa ia akan melakukan mogok main untuk tim nasional Brasil di Piala Dunia 2026.

Dikutip dari situs berita Daily Mail, sebuah akun di X diketahui telah mengunggah tangkapan layar gambar Richarlison yang telah diedit untuk menyertakan suatu kutipan kontroversial.

“Saya tidak akan bermain di Piala Dunia sampai konflik berakhir,” demikian bunyi kutipan bersifat kontroversial dari akun X tersebut dengan gambar Richarlison persis di bawahnya.

Unggahan tersebut memicu rumor bahwa pemain berusia 28 tahun tersebut akan memboikot Piala Dunia 2026 sebagai tanggapan atas serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Baca Juga: Tottenham Dipastikan Kehilangan Richarlison Selama 7 Pekan

Richarlison dengan cepat membantah dan mencela bunyi kutipan dalam unggahan fotonya di akun X tersebut sebagai berita palsu dan tidak pernah membuat pernyataan kontroversial itu.

“Agar jelas, karena berita palsu ini sudah terlalu jauh: Saya tidak pernah membuat pernyataan itu,” kata Richarlison dengan tegas melalui unggahan di akun Instagram-nya @richarlison.

“Meskipun saya menentang segala bentuk perang dan konflik, saya tidak pernah mengatakan (bahwa) saya tidak bermain untuk tim nasional Brasil di Piala Dunia (2026),” lanjutnya.

“Saya harap semua orang yang menyebarkan (berita) kebohongan ini menarik kembali dan menghapus unggahan mereka,” cela Richarlison terhadap pelaku penyebar kebohongan itu.

Konflik di Timur Tengah memasuki hari keempat setelah serangan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu (28/2).

Baca Juga: Richarlison Siap Jadi Pemimpin Lini Serang Tottenham Hotspur di Era Baru Thomas Frank Musim 2025/26

Pemerintah Brasil termasuk di antara pihak yang mengutuk serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran karena mengganggu proses negosiasi sebagai jalan menuju perdamaian.

“Serangan tersebut terjadi di tengah proses negosiasi yang sedang berlangsung antara para pihak, yang merupakan satu-satunya jalan yang layak menuju perdamaian,” kata mereka.

“Posisi yang secara tradisional dipertahankan oleh (pemerintah) Brasil di wilayah (serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran) tersebut,” demikian pernyataan pemerintah Brasil.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia memprediksi konflik tersebut akan berlangsung selama ‘empat minggu atau kurang’ kepada Daily Mail pada Minggu (1/3).

Konflik tersebut memicu kekhawatiran atas Piala Dunia 2026 yang akan dimulai dalam 100 hari, dengan Iran mempertimbangkan untuk menarik diri dari turnamen tersebut.

EDITOR: Edi Yulianto