← Beranda
Liverpool Mengejar yang Tersisa! Cody Gakpo Kirim Sinyal Bahaya, Si Merah Tak Mau Berhenti Sekarang
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 1 Maret 2026 | 16.53 WIB
Pemain Liverpool merayakan kemenangan 5-2 atas West Ham United di Anfield, menjaga asa finis di zona Liga Champions. (Liverpool)

 

JawaPos.com — Liverpool menemukan momentum dan merangkai hasil positif di fase krusial musim ini. Situasi itu jadi modal penting untuk mengamankan target-target yang masih bisa dikejar hingga garis akhir.

Tim berjuluk Si Merah kembali menunjukkan taringnya saat melibas West Ham United dengan skor 5-2 di Anfield, Sabtu (28/2/2026) malam WIB.

Kemenangan tersebut menandai kemenangan keempat beruntun pasukan Arne Slot di semua kompetisi.

Rentetan hasil positif ini bukan sekadar soal angka di papan skor. Liverpool terlihat semakin padu, agresif, dan percaya diri saat memasuki periode paling menentukan musim.

Tiga poin atas West Ham juga membuka jalan bagi Liverpool untuk melewati Chelsea di klasemen sementara. Pada saat yang sama, tekanan mulai diarahkan ke Manchester United yang menempati posisi empat besar.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Zakat Fardhu Ain dan Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Saat ini, Liverpool mengoleksi 48 poin, jumlah yang sama dengan Manchester United meski sang rival belum memainkan laga ke-28. Persaingan zona Liga Champions pun kian memanas dan menjanjikan drama hingga pekan terakhir.

Momentum ini terasa sangat krusial bagi Virgil van Dijk dan kawan-kawan. Dengan 10 pertandingan tersisa di Liga Inggris, setiap laga ibarat final yang tak boleh disia-siakan.

Target realistis pun sudah di depan mata, yakni tiket Liga Champions musim depan. Namun ambisi Liverpool tak berhenti di situ karena masih ada peluang lain yang menggiurkan.

Si Merah masih bertahan di Piala FA dan juga Liga Champions. Dua kompetisi itu memberi harapan tambahan untuk menutup musim dengan trofi atau setidaknya pencapaian membanggakan.

Baca Juga: Erling Haaland Menghilang! Pep Guardiola Bingung, Manchester City Terancam di Tengah Jadwal Neraka

Optimisme pun disuarakan salah satu penyerang andalan, Cody Gakpo. Ia menilai performa tim saat ini berada di jalur yang tepat untuk terus melaju.

"Saya rasa kami dalam laju bagus saat ini dan kami ingin melanjutkannya sampai akhir musim," ujar penyerang Liverpool Cody Gakpo dikutip dari BBC Radio5 Live.

Pernyataan itu menegaskan kepercayaan diri skuad yang mulai menemukan konsistensi.

Gakpo menilai posisi Liverpool saat ini cukup menjanjikan, meski pekerjaan rumah belum sepenuhnya tuntas. Ia sadar persaingan papan atas tidak memberi ruang untuk lengah sedikit pun.

"Kami ada di posisi bagus pada saat ini, tapi masih punya banyak hal untuk dikejar. Hari kami main bagus, tapi masih ada juga hal-hal yang bisa kami perbaiki," lanjutnya.

Baca Juga: Penalti Kevin Diks Bawa Moenchengladbach Menang 1-0 atas Union Berlin

Ucapan tersebut mencerminkan mentalitas yang ingin terus berkembang. Liverpool tak sekadar puas menang besar, tetapi juga berupaya membenahi detail kecil yang bisa menentukan hasil di laga-laga ketat.

Ketajaman lini depan, soliditas pertahanan, hingga efektivitas transisi jadi aspek yang terus diasah. Empat kemenangan beruntun menjadi bukti progres, namun konsistensi tetap jadi kunci.

Di tengah tekanan klasemen dan jadwal padat, fokus internal jadi perhatian utama. Gakpo menegaskan nasib tim berada di tangan mereka sendiri.

Baca Juga: Gol Tunggal Semenyo Bawa Manchester City Menang 1-0 atas Leeds United

"Tergantung kami sendiri untuk memberikan tekanan ke mereka (para rival)." Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi menyiratkan tekad kuat untuk tidak bergantung pada hasil tim lain.

Situasi ini membuat persaingan empat besar Liga Inggris semakin terbuka. Setiap pekan bisa mengubah peta klasemen secara drastis.

Liverpool paham betul tak ada ruang untuk kesalahan fatal. Satu hasil imbang atau kekalahan bisa menggeser posisi dan merusak momentum yang sudah dibangun susah payah.

Di sisi lain, kemenangan 5-2 atas West Ham memberi suntikan moral luar biasa. Publik Anfield kembali merasakan atmosfer optimisme yang sempat goyah di awal musim.

Baca Juga: Gol Evanilson Selamatkan Bournemouth, Sunderland Pulang dengan Satu Poin

Dukungan suporter menjadi energi tambahan saat tim berjuang di tiga kompetisi berbeda. Kombinasi performa lapangan dan kepercayaan diri ruang ganti menciptakan fondasi kuat untuk sprint terakhir.

Kini tantangannya adalah menjaga standar performa tersebut tetap stabil. Liverpool tak hanya dituntut menang, tetapi juga tampil meyakinkan demi menekan para rival secara psikologis.

Sepuluh laga sisa di Liga Inggris akan menjadi ujian mental sekaligus teknis. Jika mampu menjaga konsistensi, peluang finis di zona Liga Champions terbuka lebar.

Baca Juga: Nathan Tjoe-A-On Makin Dekat Jadi Lawan Maarten Paes Hingga Justin Hubner! Bantu Willem II Amankan Tempat Play-off ke Eredivisie

Ambisi di Piala FA dan Liga Champions juga memberi motivasi ekstra bagi skuad. Setiap pertandingan membawa makna ganda, antara menjaga momentum dan memburu prestasi.

Liverpool mengejar yang tersisa dengan penuh keyakinan. Tren positif menjadi bahan bakar, sementara kata-kata Cody Gakpo menjadi pengingat agar tim tak cepat puas.

Musim belum selesai, dan cerita masih panjang. Namun satu hal jelas, Liverpool tak ingin berhenti sekarang dan siap menekan sampai detik terakhir.

EDITOR: Banu Adikara