← Beranda
Karim Benzema Berselisih dengan Reporter Usai Cetak Hattrick Bersama Al Hilal, Ini Penyebabnya
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 7 Februari 2026 | 18.47 WIB
Karim Benzema berseteru dengan Al Ittihad terkait kontrak. (@ittihad_en/X).
 

JawaPos.com - Karim Benzema mengawali petualangan barunya bersama Al-Hilal dengan cara yang nyaris sempurna di atas lapangan, tetapi situasinya berbeda jauh ketika ia menghadapi media. 

Striker berusia 38 tahun itu terlibat perselisihan dengan seorang reporter usai mencetak hattrick pada debutnya bersama klub barunya.

Mantan penyerang Real Madrid tersebut baru saja membuat keputusan besar dengan menolak perpanjangan kontrak di Al-Ittihad dan memilih bergabung dengan rival langsung mereka, Al-Hilal. 

Kepindahan ini langsung mengguncang Liga Pro Saudi dan memicu berbagai spekulasi, termasuk rumor ketidakpuasan dari Cristiano Ronaldo.

Dikabarkan, Ronaldo merasa transfer Benzema menunjukkan adanya keberpihakan untuk membuka jalan bagi Al-Hilal dalam perburuan gelar. 

Situasi ini bahkan disebut-sebut memicu aksi boikot dari sang bintang Portugal, yang menolak tampil dalam satu pertandingan dan berencana absen di laga berikutnya melawan Al-Ittihad.

Terlepas dari drama tersebut, Benzema fokus pada tugasnya. Ia langsung mencuri perhatian dengan mencetak tiga gol saat Al-Hilal membantai Al-Akhdoud 6-0 di kandang lawan. 

Kemenangan itu membawa Al-Hilal memimpin klasemen Liga Pro Saudi dengan keunggulan tiga poin atas Al-Ahli, sementara Al-Nassr yang diperkuat Ronaldo tertinggal satu poin dengan satu laga lebih sedikit.

Melansir Sport Bible, masalah muncul setelah laga usai. Dalam sesi wawancara, Benzema terlihat mulai kesal ketika seorang reporter terus menyinggung alasan kepindahannya dari Al-Ittihad ke Al-Hilal.

"Apakah Anda ingin membicarakan pertandingan atau membicarakan hal itu? Bicarakan tentang pertandingan," kata pemenang Ballon d'Or 2022 tersebut.

"Itu penampilan yang bagus. Saya merasa baik. Dengan pemain-pemain seperti ini di tim ini, kami bermain dan berjuang bersama."

Namun, suasana makin memanas ketika sang reporter mencoba membandingkan rekan setim Benzema di Al-Hilal dengan para pemain Al-Ittihad.

"Apakah maksud Anda mereka (para pemain Al-Hilal) lebih banyak membantu Anda daripada para pemain Al-Ittihad?"

Benzema langsung menepis anggapan itu.

"Saya tidak mengatakan itu. Saya mengatakan saya merasa baik, ini berbeda."

Ketegangan mencapai puncaknya saat pertanyaan terakhir dilontarkan, menyinggung soal perpisahan Benzema dengan Al-Ittihad.

"Mengapa Anda tidak mengucapkan selamat tinggal kepada para pemain Al-Ittihad?"

Benzema yang terlihat jelas kehilangan kesabaran langsung menjawab singkat namun tajam.

"Apa? Kau tahu? Kau tahu? Tanyakan pada mereka."

Kontroversi seputar transfer Benzema dan dugaan boikot Ronaldo akhirnya mendorong Liga Pro Saudi mengeluarkan pernyataan resmi. 

Liga menegaskan bahwa setiap klub beroperasi secara independen dan memiliki kewenangan penuh dalam urusan rekrutmen, pengeluaran, serta strategi, selama berada dalam kerangka keuangan yang sama.

Situasi ini menunjukkan bahwa meski Benzema sukses besar di lapangan pada laga debutnya, tekanan dan sorotan di luar lapangan masih belum mereda.

Kepindahannya ke Al-Hilal bukan sekadar transfer biasa melainkan ini adalah keputusan besar yang membawa konsekuensi, baik secara sepak bola maupun politik internal liga.

EDITOR: Edi Yulianto