JawaPos.com – Liverpool menghentikan tren negatif setelah meraih kemenangan penting atas West Ham, yang juga menandai berakhirnya paceklik gol Alexander Isak.
Dilansir dari laman The Guardian pada Selasa (2/12), Penyerang asal Swedia itu akhirnya mencetak gol liga pertamanya untuk Liverpool sejak kepindahannya dari Newcastle.
Gol tersebut memberi kelegaan besar bagi tim yang sebelumnya mengalami enam kekalahan dalam tujuh laga liga.
Baca Juga: Pelatih Arne Slot Mengaku Lega usai Liverpool Kembali ke Jalur Kemenangan
Isak menunjukkan ketajaman yang selama ini ditunggu-tunggu publik Anfield dengan penyelesaian klinis memanfaatkan peluang di babak pertama. Gol itu sekaligus menjadi bukti bahwa adaptasinya mulai membuahkan hasil di bawah komando Arne Slot.
Kontribusi tersebut memberi Liverpool kepercayaan diri untuk kembali bersaing dalam perebutan posisi atas.
Di balik kemenangan itu, perhatian juga tertuju pada Florian Wirtz yang kembali tampil sebagai kreator utama.
Baca Juga: Real Madrid Mundur Teratur dari Pengejaran Bek Liverpool Ibrahima Konate
Gelandang Jerman tersebut dibeli dari Bayer Leverkusen dengan harga tinggi namun belum juga mencetak gol atau assist di liga. Meski rajin bergerak dan menjaga aliran bola, kontribusinya masih belum memenuhi ekspektasi.
Wirtz beberapa kali mendapatkan peluang, termasuk tembakan menjelang akhir babak pertama yang mampu digagalkan Alphonse Areola. Pergerakannya cenderung ke sisi kiri untuk membangun kerja sama dengan Cody Gakpo.
Namun penyelesaian akhirnya masih belum menghasilkan ancaman yang konsisten bagi pertahanan lawan.
Kehadiran Isak dan Wirtz di dalam formasi 4-2-3-1 menunjukkan arah taktik baru yang ingin diterapkan Slot. Peralihan dari sistem 4-3-3 membuat beberapa pemain harus menyesuaikan diri, termasuk Wirtz yang belum menemukan ritme terbaiknya.
Meski begitu, performa positif Isak memberi indikasi bahwa perubahan ini mulai berjalan ke jalur yang tepat.
Gol tambahan dari Gakpo di menit akhir menegaskan dominasi Liverpool meski permainan berlangsung lambat di sebagian besar laga. Isak menjadi sorotan utama karena gol perdananya dianggap sebagai titik balik performa tim.
Sementara itu, Wirtz masih dinantikan untuk memberi dampak yang sepadan dengan biaya transfer besarnya.