← Beranda
Real Madrid Siapkan Gugatan Besar ke UEFA: Drama Super League Memanas Lagi
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 25 November 2025 | 01.34 WIB
Real Madrid Siapkan Gugatan Besar ke UEFA: Drama Super League Memanas Lagi

JawaPos.com - Tensi kembali memanas di jantung sepak bola Eropa, setelah Real Madrid melangkah agresif. Presiden klub, Florentino Pérez, mengumumkan bahwa Los Blancos akan menggugat UEFA dengan nilai yang tak main-main: hampir €4,5 miliar. 

Tuduhan utamanya jelas: bahwa UEFA dituding menghalangi kelahiran Super League dan merusak reputasi klub.

Pérez, dalam Majelis Umum Real Madrid, berbicara tegas dan tanpa ragu. Ia kembali mengangkat isu monopoli UEFA yang telah lama menjadi sorotan.

Baca Juga: Bos Elche Merasa Timnya Dicurangi, Gol Kedua Real Madrid Harusnya Tidak Sah?

“Liga Super sangat penting. Kami telah meruntuhkan rezim monopoli yang bertahan lebih dari 60 tahun dalam waktu singkat,” ungkap Perez.

“Pada tahun 2021, UEFA mengancam akan mengeluarkan klub-klub. Dan mereka membuka proses disipliner untuk mengeluarkan kami dari Liga Champions. Kini, dengan putusan-putusan yang menghancurkan, situasinya sangat berbeda,” tambahnya.

Dan serangan verbalnya tak berhenti di situ.

Baca Juga: Real Madrid Ditahan Imbang Elche, Xabi Alonso Optimis Los Blancos Masih Bisa Bersaing

“Menghadapi putusan ini, La Liga dan UEFA meremehkan pentingnya hal tersebut. Mereka fokus pada perdamaian. Mereka pikir kami bodoh. Mereka setuju dengan kami pada 21 dari 23 poin dan menanggung biayanya.”

Real Madrid Siap Masuk Persidangan

Konfirmasi gugatan disampaikan langsung oleh Pérez, yang menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan sekadar simbol protes, tetapi strategi jangka panjang.

“Tidak ada yang bisa memberi sanksi kepada kami karena bekerja demi masa depan kami. Ketegasan ini memungkinkan kami menuntut ganti rugi dari UEFA atas kerugian yang telah mereka timbulkan kepada kami,” jelas Perez.

Menurut Pérez, tuntutan hukum tersebut diajukan tidak hanya untuk kompensasi, tapi juga untuk memastikan kelangsungan kompetisi alternatif di masa depan.

“Kami telah menuntut proses hukum terhadap UEFA. Untuk mendapatkan kompensasi dan menyelenggarakan kompetisi di masa mendatang. Kami datang ke sini bukan untuk memenangkan putusan, melainkan untuk menerapkannya.”

UEFA disebut sempat mendorong Real Madrid untuk kembali ke ECA, namun hal itu dianggap jebakan finansial.

“UEFA telah mendesak kami untuk pergi ke ECA. Namun, ECA mewajibkan kami untuk mengesampingkan tuntutan hukum apa pun terhadap UEFA. Itu berpotensi berarti menyerahkan miliaran euro yang akan kami klaim,” ungkap Perez.

Pérez pun menegaskan kembali misi besar Liga Super.

“Kami telah memenangkan pertarungan hukum, dan kami akan memenangkan pertarungan berikutnya. Karena ini adalah proyek terbaik untuk semua klub. Dan mereka semua mengakui hal ini secara pribadi.”

Akar Masalah

Menurut laporan AS, Real Madrid dan A22 (perusahaan yang mempromosikan Super League) tengah menyiapkan salah satu gugatan terbesar dalam sejarah sepak bola modern.

Gugatan ini muncul tak lama setelah Pengadilan Provinsi Madrid memenangkan pihak Liga Super dalam sengketa dengan UEFA, La Liga, dan RFEF.

Real Madrid dan A22 mengklaim bahwa UEFA harus memberikan kompensasi atas kerugian besar yang timbul—termasuk kerusakan reputasi serta potensi pendapatan yang hilang. Nilainya menembus €4,5 miliar, angka yang cukup mengguncang lanskap sepak bola Eropa.

Sebagai salah satu arsitek awal Liga Super, Real Madrid meyakini kompetisi tersebut dapat menjadi rival sah Liga Champions. Tujuannya sederhana: distribusi pendapatan yang lebih besar dan lebih adil bagi klub-klub peserta.

UEFA dikabarkan sempat mengadakan lebih dari selusin pertemuan dengan pihak Liga Super. Namun menurut klaim Real Madrid, semua itu hanyalah manuver untuk menunda dan mencegah kelahiran kompetisi baru tersebut.

Dengan aturan Uni Eropa yang melarang penyalahgunaan posisi dominan, Real Madrid menilai tindakan UEFA justru menyimpang dari prinsip persaingan bebas.

Kini fokusnya beralih pada satu pertanyaan besar: preseden hukum apa yang akan digunakan untuk memastikan gugatan ini menang?

Dengan momentum putusan pengadilan yang kini berpihak pada mereka, peluang sukses Los Blancos jelas lebih terbuka dari sebelumnya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho