← Beranda
Sindiran Lamine Yamal Picu Kemarahan di Ruang Ganti Real Madrid Jelang Laga El Clásico
Risma Azzah FatinMinggu, 26 Oktober 2025 | 00.29 WIB
Lamine Yamal (Instagram @lamineyamal)

JawaPos.com – Pernyataan kontroversial Lamine Yamal kembali memicu ketegangan jelang laga El Clásico antara Real Madrid dan Barcelona.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (25/10), Dalam sebuah sesi siaran langsung di kanal Twitch bersama Gerard Piqué, pemain muda Barcelona itu menuding Real Madrid sebagai tim yang ‘mencuri dan mengeluh.’

Ucapan tersebut segera menyebar luas dan mendapat tanggapan keras dari kubu Real Madrid yang merasa diserang secara tidak sportif.

Baca Juga: Legenda Real Madrid, Raúl Gonzalez, Beri Nasihat Bijak untuk Lamine Yamal Jelang El Clasico

Menurut laporan harian olahraga Spanyol Marca, pernyataan Yamal tidak diterima dengan baik di Valdebebas, markas latihan Real Madrid.

Para pemain dan staf merasa lelah serta frustrasi dengan sikap pemain muda itu yang dinilai melampaui batas etika profesional. Mereka menganggap Yamal belum memahami tanggung jawab besar yang menyertai statusnya sebagai pemain utama di klub sebesar Barcelona.

Kemarahan di ruang ganti Madrid semakin meningkat karena pernyataan Yamal muncul hanya beberapa hari sebelum pertandingan penting di Santiago Bernabéu.

Baca Juga: Hansi Flick Yakin Lamine Yamal Tetap Jadi Ancaman Serius untuk Real Madrid di El Clasico

Beberapa pemain merasa bahwa komentar tersebut dimaksudkan untuk memanaskan suasana dan menurunkan fokus mereka. Namun di sisi lain, tim justru bertekad menjadikan ucapan itu sebagai motivasi tambahan untuk memenangkan laga.

Sumber-sumber dekat ruang ganti Real Madrid mengungkapkan bahwa pelatih dan para senior tim menilai Yamal belum menunjukkan sikap dewasa. Mereka menegaskan bahwa usia muda tidak dapat dijadikan alasan untuk bersikap tidak hormat terhadap lawan.

Di Valdebebas, para pemain sepakat bahwa pernyataan tersebut telah melanggar “kode etik profesional” yang dijunjung tinggi dalam dunia sepak bola.

Pernyataan Yamal juga memunculkan ironi di kalangan pengamat sepak bola Spanyol. Tuduhan yang dilontarkannya terhadap Real Madrid dinilai tidak pantas, mengingat Barcelona masih dikaitkan dengan kasus Negreira, yang melibatkan dugaan pembayaran kepada mantan pejabat komite wasit.

Hal ini semakin memperburuk citra pemain muda tersebut menjelang laga yang sangat penting bagi kedua tim.

Meski begitu, suasana panas di luar lapangan diharapkan tidak mengganggu jalannya pertandingan El Clásico akhir pekan ini. Real Madrid bertekad untuk membalas empat kekalahan mereka dari Barcelona musim lalu dengan kemenangan di Bernabéu.

Para pemain Los Blancos percaya bahwa respon terbaik terhadap provokasi adalah dengan membuktikan keunggulan mereka di lapangan hijau.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho