JawaPos.com - Liverpool akhirnya memutus rentetan empat kekalahan beruntun mereka dengan kemenangan meyakinkan 5–1 atas Eintracht Frankfurt di Liga Champions, Rabu malam waktu setempat.
Melansir SI.com, datang ke Jerman dengan tekanan besar, pasukan Arne Slot sempat tertinggal lebih dulu lewat gol indah Rasmus Kristensen, sebelum bangkit luar biasa dan mengamankan kemenangan besar di Deutsche Bank Park.
Menariknya, kemenangan ini diraih tanpa kehadiran Mohamed Salah di lini depan. Sebagai gantinya, duet Alexander Isak dan Hugo Ekitiké dipercaya memimpin serangan. Dan keputusan itu terbukti jitu.
Baca Juga: Arne Slot Ungkap Kondisi Cedera Isak dan Frimpong Usai Kemenangan Liverpool di Liga Champions
Gol Cepat Balikkan Keadaan
Setelah tertinggal di menit ke-30, Liverpool langsung merespons. Andy Robertson memberi umpan matang yang dimanfaatkan Ekitiké untuk menyamakan kedudukan. Gol itu jadi momen penting yang membangkitkan kepercayaan diri The Reds.
Tak lama berselang, dua bek tengah Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté ikut mencatatkan namanya di papan skor. Keduanya lewat sundulan hasil skema bola mati yang nyaris identik. Dalam waktu sembilan menit, Liverpool berbalik unggul 3–1 sebelum turun minum.
Babak kedua berjalan sepenuhnya di bawah kendali tim tamu. Cody Gakpo menambah gol lewat umpan matang Florian Wirtz, sebelum Dominik Szoboszlai menutup pesta gol lewat tembakan keras khasnya dari luar kotak penalti.
Baca Juga: Liverpool Bantai Frankfurt 5-1, Arne Slot Soroti Beberapa Hal Menarik
Szoboszlai Bersinar, Wirtz Makin Percaya Diri
Dengan satu gol dan satu assist, Szoboszlai layak dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Gelandang asal Hungaria itu tampil penuh energi, kreatif, dan berani mengambil risiko di lini tengah.
Sementara itu, Florian Wirtz, yang masih menanti gol debutnya, tampil memukau dengan dua assist yang membuat para pendukung Liverpool mulai melihat kilasan bakat luar biasanya.
Wirtz dan Szoboszlai bermain fantastis. Mereka mengatur tempo dan menjadi jantung serangan Liverpool.
Kemenangan ini bukan hanya menambah tiga poin di klasemen Liga Champions, tapi juga memulihkan rasa percaya diri The Reds. Meski masih ada kekhawatiran cedera Isak dan Frimpong, performa tim menunjukkan sinyal positif.