JawaPos.com - Real Madrid berhasil memenangkan laga bertajuk Clásico Eropa melawan Juventus di ajang Liga Champions. Namun kemenangan ini tidak datang dengan mudah. Pasukan Xabi Alonso harus menunggu hingga menit ke-57 untuk memastikan tiga poin penuh lewat gol tunggal Jude Bellingham.
Melansir Mundo Deportivo, pertandingan yang digelar di Santiago Bernabéu itu memperlihatkan Real Madrid yang tampil kurang meyakinkan di awal laga. Meski tampil di kandang sendiri, Los Blancos justru kesulitan menghadapi tekanan intens dari Si Nyonya Tua.
Juventus tampil lebih disiplin dan efektif dalam menembus pertahanan Madrid. Mereka bahkan punya dua peluang emas di awal babak pertama yang semuanya digagalkan oleh Thibaut Courtois. Kiper asal Belgia itu menjadi tembok kokoh yang membuat Bernabéu bisa bernapas lega.
Baca Juga: Kemenangan Dramatis Madrid atas Juventus, Xabi Alonso Bicara Strategi dan Pemain Terbaik
Güler Hidupkan Permainan, Tapi Madrid Masih Mandul
Setelah 15 menit pertama yang berat, Real Madrid mulai menemukan ritmenya. Arda Güler menjadi motor serangan dengan pergerakannya yang cair di antara lini tengah dan depan. Bersama Vinícius, pemain muda asal Turki itu membuat lini serang Madrid kembali hidup.
Peluang demi peluang pun mulai bermunculan, meski sebagian besar datang dari bola mati. Namun, penyelesaian akhir Madrid masih belum maksimal. Mbappé yang sempat memiliki kesempatan emas justru gagal menaklukkan Di Gregorio, yang melakukan penyelamatan gemilang.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Suporter Bernabéu mulai gelisah melihat performa tim kesayangannya yang tampak kurang tajam di depan gawang.
Courtois Lagi-Lagi Jadi Penyelamat
Memasuki babak kedua, skenario seolah terulang. Juventus kembali tampil lebih siap dan agresif. Vlahovic sempat mendapat peluang emas setelah melewati Militao, tapi lagi-lagi Courtois hadir sebagai pahlawan dengan refleks luar biasa untuk menepis tembakan penyerang Serbia tersebut.
Real Madrid terlihat goyah dan kehilangan arah permainan. Namun seperti biasa, Bernabéu punya cara tersendiri untuk membangkitkan semangat.
Pada menit ke-57, Vinícius membuat keajaiban dengan aksi individunya di kotak penalti. Bola tembakannya membentur tiang, dan Jude Bellingham dengan cepat menyambar rebound untuk membawa Madrid unggul 1-0.
Seruan “Hey Jude” pun menggema di seluruh stadion untuk pertama kalinya musim ini.
Juventus Tak Menyerah, Madrid Bertahan Sampai Akhir
Gol tersebut membuat tempo permainan meningkat. Juventus tak tinggal diam dan langsung membalas dengan serangan cepat. Di sisi lain, Madrid membalas dengan permainan terbuka yang memaksa Di Gregorio kembali bekerja keras di bawah mistar.
Xabi Alonso kemudian memasukkan Camavinga untuk menambah stabilitas di lini tengah, sementara Arda Güler ditarik keluar. Keputusan ini terbukti krusial untuk menjaga keseimbangan permainan Madrid.
Juventus sempat mendapatkan peluang emas di menit ke-86, namun Asencio dengan heroik memblok upaya terakhir tim Italia itu sebelum ditarik keluar akibat cedera. Sementara Tchouaméni dipaksa turun ke posisi bek tengah untuk menjaga sisa waktu pertandingan.
Setelah perjuangan keras hingga peluit akhir, Real Madrid akhirnya memastikan kemenangan tipis 1-0 atas Juventus dan menyapu bersih tiga laga pertama mereka di Liga Champions musim ini.