JawaPos.com - Musim baru LaLiga belum berjalan separuh, namun Barcelona sudah kembali menghadapi masalah klasik: badai cedera, performa naik-turun, dan yang paling hangat: keputusan wasit yang kembali dipertanyakan.
Kemenangan tipis atas Girona beberapa waktu lalu justru meninggalkan rasa frustrasi di kubu Blaugrana.
Wasit Gil Manzano dianggap membuat beberapa keputusan yang merugikan tim asuhan Hansi Flick, hingga memunculkan kembali isu lama: standar ganda wasit di LaLiga.
Baca Juga: 3 Striker Ini Bakal Masuk Radar Barcelona untuk Musim Depan, Siapa Saja?
Kekhawatiran Barcelona soal “Ketidakadilan” di Lapangan
Menurut laporan El Chiringuito, Barcelona mulai khawatir dengan pola keputusan wasit yang mereka nilai inkonsisten. Klub menilai bahwa jika tren ini berlanjut, peluang mereka untuk merebut gelar juara akan semakin tipis.
Yang membuat situasi makin panas, masalah ini tidak hanya muncul di laga-laga Barcelona, tetapi juga di pertandingan lain yang secara tidak langsung menguntungkan Real Madrid.
Contohnya, dalam duel Real Madrid melawan Getafe baru-baru ini, dua pemain Getafe, Allan Nyom dan Alex Sancris, diganjar kartu merah.
Menurut pihak Barcelona, kedua keputusan itu terlalu berlebihan dan seharusnya tidak berujung pada pengusiran. Hasilnya, Los Blancos pun mendapat keuntungan besar di pertandingan tersebut.
Baca Juga: Menang Dramatis atas Girona, Barcelona Kembali ke Puncak Klasemen
Dari Penalti yang Hilang hingga Flick yang Diusir
Kemarahan Barcelona makin bertambah ketika melihat keputusan kontroversial di laga mereka sendiri melawan Girona. Dalam momen penting di kotak penalti, Marcus Rashford tampak jelas dijatuhkan, tetapi bukannya mendapat penalti, ia justru dianggap melakukan pelanggaran.
Seakan belum cukup, pelatih Hansi Flick juga mendapat dua kartu kuning beruntun di akhir laga, keputusan yang dinilai berlebihan dan membuatnya harus absen di partai besar berikutnya melawan Real Madrid.
Absennya Flick di laga El Clásico jelas menjadi keuntungan besar bagi kubu Los Blancos.
Kumpulan insiden ini membuat manajemen Barcelona mulai mempertanyakan arah kompetisi. Mereka menilai terlalu banyak keputusan yang kebetulan selalu berujung menguntungkan Real Madrid.
Meski belum ada pernyataan resmi dari klub, suasana di internal tim disebut mulai resah. Blaugrana percaya bahwa selama standar ganda wasit masih terjadi, peluang mereka untuk bersaing di puncak klasemen akan semakin berat.
Dalam suasana seperti ini, satu hal jelas: tensi antara Barcelona, Real Madrid, dan otoritas LaLiga tampaknya akan terus memanas. Bukan hanya di lapangan, tapi juga di balik meja.