JawaPos.com - Vinicius Jr. telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Real Madrid dalam era kepelatihan Carlo Ancelotti.
Di bawah arahan pelatih asal Italia itu, winger muda tersebut menjelma menjadi bintang dunia dan bahkan masuk daftar kandidat Ballon d’Or.
Namun, kepergian Ancelotti dari Santiago Bernabéu rupanya cukup berdampak pada performa Vinicius.
Baca Juga: Rodrygo Bicara Soal Perjalanannya di Real Madrid: ‘Saya Berterima Kasih pada Ancelotti’
Sejak saat itu, pemain asal Brasil tersebut masih berusaha menemukan kembali bentuk terbaiknya dan kembali bersaing di level teratas dunia.
Menariknya, penurunan performa itu sudah mulai terlihat di musim terakhir Ancelotti bersama Los Blancos.
Kini, Ancelotti memiliki misi baru bersama Timnas Brasil. Dilaporkan oleh GE Globo (via Madrid Zone), sang pelatih berencana menerapkan formula yang sebelumnya sukses di Madrid.
Pelatih asal Italia itu ingin menjadikan Vinicius sebagai poros utama dan wajah baru Selecão. Ancelotti ingin menjadikan pemain Real Madrid itu sebagai pusat serangan Brasil.
Dengan peran yang lebih besar, ia berharap bisa mengembalikan kepercayaan diri dan performa terbaik Vinicius, seperti yang dulu membawanya meraih 12 trofi dalam empat tahun di Spanyol.
Meski belum tampil stabil di bawah Xabi Alonso, Vinicius mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Ia mencetak dua gol melawan Villarreal dan sudah mengoleksi enam gol dalam lima pertandingan terakhir.
Bersama Timnas Brasil, Vinicius juga menunjukkan performa menjanjikan. Saat melawan Korea Selatan, ia mencatat satu gol, satu assist, tiga umpan kunci, dan menciptakan satu peluang emas dalam waktu 79 menit di lapangan.
Dengan deretan pemain seperti Rodrygo, Raphinha, Richarlison, dan Gabriel Martinelli di lini depan, Brasil memiliki banyak opsi berkualitas.
Namun jika Ancelotti benar-benar menempatkan Vinicius sebagai titik sentral, langkah itu bisa menjadi kunci bagi sang winger untuk kembali ke puncak performanya dan membawa Brasil tampil lebih dominan di pentas dunia.