JawaPos.com - Liverpool tengah berada dalam periode sulit setelah menelan tiga kekalahan beruntun dari Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea.
Rangkaian hasil buruk ini menjadi tamparan bagi sang juara bertahan Premier League yang sebelumnya tampil begitu konsisten di awal musim.
Kekalahan terbaru datang dari Chelsea, di mana The Blues meraih kemenangan dramatis lewat gol di menit akhir yang dicetak oleh pemain muda Estevao.
Selebrasi berlebihan dari manajer Enzo Maresca bahkan membuatnya diusir dari lapangan. Sementara itu, tim asuhan Arne Slot tampak kehilangan arah setelah awal musim yang sempurna tanpa kekalahan.
Beberapa pemain baru Liverpool juga belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Alexander Isak masih belum berkontribusi banyak di lini depan, sementara Florian Wirtz terlihat kesulitan beradaptasi dalam sistem permainan Slot. Situasi ini membuat banyak pendukung The Reds mulai mempertanyakan arah perkembangan tim.
Mantan manajer Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, turut memberikan pandangannya mengenai masalah terbesar yang tengah dihadapi Liverpool.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Redknapp menilai bahwa absennya Trent Alexander-Arnold menjadi pukulan telak bagi tim.
“Mereka punya masalah besar di bek sayap. Kehilangan Trent membuat permainan mereka tidak sama,” ujar Redknapp.
Redknapp juga menegaskan hingga saat ini Liverpool belum menemukan sosok yang pas untuk menggantikan Trent di pos bek sayap kanan.
“Mereka belum menemukan pengganti yang tepat sejak pertandingan melawan Burnley. Connor Bradley kesulitan bermain selama 45 menit, sementara Kerkez juga belum mampu menyesuaikan diri. Bermain untuk Bournemouth jelas berbeda dengan bermain untuk Liverpool,” jelasnya.
Dalam laga melawan Chelsea, Bradley dipercaya sebagai starter, namun ia ditarik keluar di babak pertama setelah mendapat kartu kuning. Wirtz kemudian masuk menggantikannya, sementara di sisi kiri, Kerkez juga harus diganti oleh Andy Robertson.
Redknapp menambahkan bahwa masalah bek sayap semakin diperparah dengan cedera Robertson yang memaksanya absen hingga akhir musim.
“Para bek sayap tidak tampil maksimal. Ini saat yang tepat memanfaatkan jeda internasional untuk menata ulang tim,” katanya.
Ia juga menyinggung keputusan Arne Slot yang sempat menempatkan Dominik Szoboszlai di posisi bek kanan.
“Kalau ada yang bilang Szoboszlai bakal jadi bek kanan, saya akan bilang itu gila. Dia salah satu gelandang nomor 8 terbaik di dunia,” tegasnya.
Meski begitu, Redknapp tetap percaya Liverpool mampu bangkit. Ia menilai ini hanyalah “krisis kecil” yang wajar dialami tim besar. Setelah jeda internasional, The Reds akan menjamu Manchester United di Anfield pada 19 Oktober.